400 Burung Unta di Kanada Akan Dimusnahkan Akibat Ancaman Flu Burung
INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Pengadilan Tinggi Kanada telah mengeluarkan putusan yang mengizinkan otoritas federal untuk melakukan pemusnahan massal terhadap hampir 400 ekor burung unta di sebuah peternakan di British Columbia. Keputusan ini d…
Dengarkan Ringkasan
INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Pengadilan Tinggi Kanada telah mengeluarkan putusan yang mengizinkan otoritas federal untuk melakukan pemusnahan massal terhadap hampir 400 ekor burung unta di sebuah peternakan di British Columbia. Keputusan ini diambil setelah pengadilan menolak permohonan darurat untuk menghentikan rencana pemusnahan tersebut.
Langkah drastis ini diambil di tengah kekhawatiran serius akan wabah flu burung (H5N1). Keputusan Mahkamah Agung ini mengakhiri sengketa hukum yang telah berlangsung berbulan-bulan antara Badan Pengawasan Makanan Kanada (CFIA) dan pemilik Universal Ostrich Farms di Edgewood.
Alasan Keamanan Hayati CFIA
CFIA, selaku badan pengawas pangan, menilai bahwa kawanan burung unta di peternakan tersebut menimbulkan risiko keamanan hayati yang serius bagi industri unggas nasional dan kesehatan masyarakat. Menurut badan tersebut, kebijakan "pemberantasan" ini terpaksa diambil dan telah mengikuti panduan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menekan penyebaran virus flu burung yang sangat menular.
Pihak berwenang khawatir jika kawanan tersebut dibiarkan hidup, virus dapat terus menyebar ke hewan lain, ke industri unggas yang lebih luas, dan berpotensi bermutasi untuk menginfeksi manusia. Keputusan pengadilan pada dasarnya memprioritaskan keamanan publik di atas klaim pemilik peternakan.
Protes Peternak dan Lobi Internasional
Pemilik peternakan, tentu saja, menentang keras keputusan tersebut. Mereka merasa putusan itu tidak adil dan menuduh pemerintah membunuh unggas yang sebenarnya sehat. "Mereka adalah hewan prasejarah yang telah bertahan jutaan tahun, tapi mereka tidak bisa bertahan di bawah pengawasan CFIA," kata juru bicara peternakan, Katie Pasitney, dikutip dari The Guardian, Sabtu (8/11/2025).
Salah satu pemilik, Dave Bilinski, menambahkan bahwa ia khawatir "tidak ada keadilan yang tersisa." Ia berpendapat bahwa burung unta yang tersisa di peternakannya tampak sehat dan kemungkinan telah memiliki kekebalan parsial setelah kasus terakhir flu burung terdeteksi di sana pada Januari lalu.
Kasus ini bahkan menarik perhatian internasional. Menteri Kesehatan AS Robert F. Kennedy Jr. dilaporkan telah melobi pemerintah Kanada untuk menyelamatkan burung-burung tersebut. Sementara itu, Mehmet Oz, kepala lembaga layanan kesehatan AS, menawarkan untuk menampung kawanan itu di peternakannya di Florida. Namun, lobi tersebut gagal.
CFIA belum mengumumkan jadwal pasti pemusnahan, tetapi saksi mata melaporkan bahwa para pejabat sudah mulai menyiapkan peralatan dan lampu sorot di sekitar peternakan tak lama setelah keputusan pengadilan keluar.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.