Fakta Nasional

700 Tentara Bayaran Israel Ditangkap, Iran Perketat Keamanan

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - omisi keamanan Iran mengumumkan penangkapan sedikitnya 700 orang yang diduga tentara bayaran dan mata-mata yang bekerja atas nama Israel selama 12 hari konflik terakhir. Berdasarkan laporan Fars News Agency, operas…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 28 June 2025 📖 1 menit
700 Tentara Bayaran Israel Ditangkap, Iran Perketat Keamanan
/(ilustrasi/fkn)

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - omisi keamanan Iran mengumumkan penangkapan sedikitnya 700 orang yang diduga tentara bayaran dan mata-mata yang bekerja atas nama Israel selama 12 hari konflik terakhir.

Berdasarkan laporan Fars News Agency, operasi intelijen dan laporan masyarakat menjadi kunci identifikasi para agen ini, yang sebagian besar terlibat dalam sabotase dan pengumpulan data rahasia.

Serangan udara Israel ke wilayah Iran, yang dijuluki Operation Rising Lion, dimulai 13 Juni dan memicu ketegangan tinggi.

Mossad secara terbuka mengakui keterlibatan agen rahasianya dalam membangun pangkalan tersembunyi dan meluncurkan drone.

Rekaman video misi rahasia menunjukkan upaya pengintaian di balik garis pertahanan Iran, memicu respons cepat aparat keamanan setempat. Akibatnya, tim gabungan intelijen Iran melakukan razia dan menangkap ratusan terduga mata-mata.

Menurut Fars, penahanan terjadi di sejumlah provinsi—Kermanshah, Isfahan, Khuzestan, Fars, dan Lorestan—meski rincian jumlah tersangka di Teheran belum diungkap.

Selain itu, aparat keamanan menahan warga yang dicurigai menyebarkan konten pro-Israel secara daring. Beberapa media lokal bahkan melaporkan eksekusi terhadap tersangka selama konflik, meski otoritas belum merilis angka resmi maupun proses hukumnya.

Penindakan besar-besaran ini menunjukkan ketegasan Iran dalam menghadapi ancaman spionase. Penangkapan massal menjadi peringatan bagi jaringan intelijen asing bahwa operasi rahasia dapat terdeteksi dan digagalkan.

Ke depan, Iran kemungkinan akan semakin memperketat pengawasan perbatasan dan memperkuat sistem keamanan siber untuk meminimalkan risiko serupa.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK