Fakta Nasional

Akan Ada Banyak Kejutan dari Iran Jika AS Nekat Lakukan Serangan

AKAN ada banyak kejutan di lapangan jika AS memaksakan diri menyerang Iran. Terutama jika AS serius melakukan serangan besar-besaran dan bertujuan menghancurkan Iran, menumbangkan rezim dan melucuti nuklir Iran. Trump sampai saat ini belum juga meng…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 24 February 2026 📖 3 menit
Akan Ada Banyak Kejutan dari Iran Jika AS Nekat Lakukan Serangan
As Vs Iran/scsht net
) -->

AKAN ada banyak kejutan di lapangan jika AS memaksakan diri menyerang Iran.

Terutama jika AS serius melakukan serangan besar-besaran dan bertujuan menghancurkan Iran, menumbangkan rezim dan melucuti nuklir Iran.

Trump sampai saat ini belum juga mengambil keputusan final, hanya terus menerus melakukan ancaman demi ancaman jelang negosiasi tahap III kamis besok di Swiss.

Kenapa Trump belum memutuskan? Karena dia sadar konsekuensinya berat. Apalagi Iran sama sekali tidak memperlihatkan ketakutannya sedikitpun, di tengah ditumpuknya armada tempur militer AS yang sangat besar di timur tengah.

Trump belum berani mengambil keputusan final penyerangan terhadap Iran, karena di dalam negeri AS sendiri, mayoritas rakyat menolak opsi militer ke Iran, karena khawatir anak-anak mereka yang sedang dikirim untuk perang Iran akan mati sia sia.

Bahkan pimpinan tertinggi militer AS saat ini Jenderal Dan Caine, infonya juga menolak opsi perang dengan Iran. Di dalam negeri AS masih kasak kusuk soal ini.

Mantan Penasehat keamanan Trump di periode pertama Trump John Bolton misalnya mengatakan, bahwa menyerang Iran bukan langkah tepat, Iran tidak akan kalah, dan peluang AS merugi sangat besar.

Pandangan Bolton memang sangat berdasar, Trump dinasehati untuk tidak gegabah mengambil keputusan menyerang Iran. Karena Iran sama sekali bukan negara lemah yang menjadi terget yang mudah.

Dan Caine dan Bolton punya perhitungan yang matang dan kalkulasi yang bagus soal Iran. Makanya opsi perang all out adalah opsi yang ceroboh. Ini hanya agenda Netanyahu yang sudah tidak sabar menunggu Trump mengambil keputusan.

Dalam pernyataan terbaru, Netanyahu bahkan menyebut, apakah Trump masih berdiri bersama kita? Saya khawatir. Kata Netanyahu. Ada clash antara Netanyahu dan Trump itu sendiri tentang menyerang Iran.

Jika AS menyerang Iran secara besar-besaran, Iran akan membaca ini dengan perang eksistensi. Iran akan mengerahkan semua kekuatan untuk berperang habis habisan tanpa ujung. Dan all out war ini bisa menjadi Boomerang bagi AS dan seluruh kepentingan mereka di timur tengah dan Asia Barat.

Karena begitu Iran menganggap perang ini adalah perang eksistensi, perang antara hidup atau mati, antara eksistensi negara Iran atau Iran tamat, maka motivasi ini akan membangkitkan seluruh kekuatan Iran dalam menghadapi AS dan Israel. Kondisi seperti ini bisa tak terkendali dan sangat dikhawatirkan oleh semua pejabat keamanan AS.

Iran sekarang memiliki 408,9 kg uranium yang sudah diperkaya sampai level 60%, uranium di level ini hanya satu langkah menuju pembuatan bom nuklir. Bom nuklir bisa dibuat dengan pengayaan uranium sampai 90%.dan proses pengayaan uranium dari 60% ke 90% hanya membutuhkan waktu 2-3 hari bagi Iran, maksimal 1 Minggu.

Perang all out bisa juga akan mendorong Iran memproduksi senjata nuklir pertama mereka, 408,9 Kg uranium tadi sudah mampu menciptakan selusin bom nuklir pertama Iran. Jika Iran menghadapi agresi besar maka Iran akan memilih semua opsi untuk terus bertahan dan mengubah arah perang.

Jika langkah ini yang diambil Iran, ini bukan hanya akan mengubah arah perang antara Iran dengan AS - Israel, tapi juga akan mengubah dinamika geopolitik di timur tengah dan Asia Barat ke level yang belum pernah terjadi.

Semua kalkulasi ini bukan isapan jempol, itulah kenapa para penasehat militer AS memahami dengan baik kondisi di lapangan dan berbagai skenario yang mungkin akan terjadi yang belum pernah dihitung sejak awal.

Iran bukan negara yang gampang menyerah, mental mereka totally berbeda dengan mental kebanyakan bangsa arab. Iran negara yang paling anti agresi musuh, dan paling heroik dalam berperang dengan makna yang sesungguhnya.

Selama Khamenei masih memegang kendali pimpinan tertinggi Iran dengan semua circle nya, maka AS memang perlu berpikir ulang puluhan kali sebelum melangkah.

Iran bukan negara yang mudah ditaklukkan, Peta negara Iran belum pernah berubah sejak abad ke 16, tanah Iran belum pernah bergeser akibat penaklukan luar. AS dan Israel perlu berpikir lebih matang, karena mereka berpeluang membuat kesalahan fatal jika ingin menginvasi Iran secara serampangan.[***]

Penulis: Tengku Zulkifli Usman, Pengamat Geopolitik Internsiona.

 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK