Fakta Nasional

Alarm Bahaya Hantavirus dari Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Waspadai Lonjakan Kasus Global

FAKTANASIONAL.NET - Dunia kesehatan internasional tengah bersiaga setelah laporan kemunculan Hantavirus di kapal pesiar mewah MV Hondius. Kapal yang bertolak dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April lalu ini memicu kekhawatiran global setelah tiga penu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 09 May 2026 📖 1 menit
Alarm Bahaya Hantavirus dari Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Waspadai Lonjakan Kasus Global
Alarm Bahaya Hantavirus dari Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Waspadai Lonjakan Kasus Global/(Foto: AFP)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Dunia kesehatan internasional tengah bersiaga setelah laporan kemunculan Hantavirus di kapal pesiar mewah MV Hondius.

Kapal yang bertolak dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April lalu ini memicu kekhawatiran global setelah tiga penumpangnya dilaporkan meninggal dunia akibat dugaan infeksi virus mematikan tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini memantau ketat pergerakan ratusan kru dan penumpang yang telah tersebar ke berbagai penjuru dunia.

Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengonfirmasi bahwa saat ini telah terdeteksi lima kasus positif dan sejumlah kasus suspek lainnya.

Melansir laporan dari Time, Tedros memperingatkan kemungkinan bertambahnya jumlah penderita mengingat masa inkubasi virus Andes—salah satu strain Hantavirus—dapat mencapai enam minggu.

Pasca-pelayaran, para penumpang diketahui turun di St. Helena sebelum melanjutkan perjalanan ke setidaknya 12 negara berbeda.

Di Belanda, dua warga negara yang merupakan pasangan suami istri dilaporkan meninggal dunia di atas kapal, dengan sang istri terkonfirmasi positif Hantavirus.

Sementara itu, otoritas kesehatan Swiss juga mengumumkan satu warga mereka sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Universitas Zurich setelah terdeteksi mengidap strain yang sama.

Singapura turut mengambil langkah preventif dengan mengisolasi dua warga senior berusia 65 dan 67 tahun yang sempat berada di kapal tersebut.

Berdasarkan keterangan otoritas penyakit menular setempat, keduanya sempat berada dalam satu penerbangan menuju Johannesburg dengan pasien terkonfirmasi.

Meski satu orang hanya mengalami gejala ringan, hasil tes laboratorium masih terus dipantau.

Di sisi lain, Argentina yang menjadi titik keberangkatan kapal mencatatkan lonjakan kasus yang signifikan. Hingga 5 Mei, Kementerian Kesehatan Argentina melaporkan 101 kasus infeksi sejak Juni 2025, angka yang meningkat dua kali lipat dibanding periode sebelumnya.

Hantavirus sendiri dikenal sebagai penyakit pernapasan langka yang ditularkan melalui hewan pengerat dan dapat memicu komplikasi fatal pada jantung serta paru-paru.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK