Fakta Nasional

Ancaman Penutupan Selat Hormuz: Guncangan Pasokan Minyak Global

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Penutupan Selat Hormuz kini mengintai setelah AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran. Selat yang menjadi jalur vital 20% pasokan minyak dunia ini bisa saja ditutup atas dukungan parlemen Iran, meski keputusan akhi…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 June 2025 📖 1 menit
Ancaman Penutupan Selat Hormuz: Guncangan Pasokan Minyak Global
Selat Hormuz(instagram)

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Penutupan Selat Hormuz kini mengintai setelah AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran.

Selat yang menjadi jalur vital 20% pasokan minyak dunia ini bisa saja ditutup atas dukungan parlemen Iran, meski keputusan akhir berada di tangan Dewan Keamanan Nasional Republik Islam.

Media Iran melaporkan dukungan parlemen untuk menutup salah satu rute perdagangan minyak terpenting. Menyikapi hal ini, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mendesak China—pelanggan utama minyak Iran—untuk mencegah kemungkinan blokade.

Ia menyatakan, “China sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk minyak mereka, sehingga perlu berkomunikasi langsung dengan Tehran.” Jika blokade terjadi, pasokan minyak mentah 20 juta barel per hari bisa terhenti, memicu krisis energi global.

Seusai serangan AS, harga minyak melonjak lebih dari 2%, menandakan pasar sudah meresapi potensi gangguan pasokan. Goldman Sachs dan Rapidan Energy memperkirakan harga bisa menembus US$100 per barel jika selat ditutup dalam jangka panjang.

Meskipun analis JPMorgan menilai risiko penutupan rendah karena AS akan menganggapnya sebagai deklarasi perang, Iran berpotensi “menggoyang” pasar selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan sebelum pasukan AS benar-benar menguasai perairan.

Analis Kpler Matt Smith menambahkan, langkah tersebut justru akan memotong pendapatan utama Iran dari ekspor minyak ke China.

Sementara itu, pasar berharap Angkatan Laut AS dapat segera mengamankan jalur Hormuz, namun laporan Bob McNally dari Rapidan Energy mengingatkan bahwa gangguan pengiriman bisa berlangsung lebih lama dari perkiraan umum. Di tengah ketidakpastian geopolitik, setiap hari di selat ini membawa implikasi besar bagi perekonomian global.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK