Fakta Nasional

Anggaran Rp181 Triliun untuk Pendidikan: Fokus Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

FAKTANASIONAL.NET - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ( Mendikdasmen ), Abdul Mu'ti , membawa kabar segar bagi dunia pendidikan Indonesia. Pihaknya resmi mengajukan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp181 triliun kepada DPR. Tegas dinyatak…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 04 March 2026 📖 1 menit
Anggaran Rp181 Triliun untuk Pendidikan: Fokus Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti/(instagram)

FAKTANASIONAL.NET - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, membawa kabar segar bagi dunia pendidikan Indonesia.

Pihaknya resmi mengajukan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp181 triliun kepada DPR.

Tegas dinyatakan bahwa dana jumbo ini bukan dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), melainkan untuk membenahi fundamental pendidikan nasional, mulai dari infrastruktur fisik hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia secara digital, dilansir pada 4 Maret 2026.

BACA JUGA: Evaluasi Ketat: Badan Gizi Nasional Hentikan Operasional Puluhan Satuan Pelayanan MBG yang Bermasalah

Prioritas utama dari anggaran ini adalah perbaikan fisik satuan pendidikan. Sebanyak 20.000 sekolah yang kondisinya memprihatinkan akan direvitalisasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan belajar.

Tak berhenti di sana, sejalan dengan visi Presiden Prabowo, pemerintah akan mendistribusikan Panel Interaktif Digital (PID) ke lebih dari 325.000 sekolah.

Langkah ini diambil agar ketimpangan teknologi antarwilayah dapat terkikis, memberikan akses pembelajaran modern bagi siswa di seluruh pelosok negeri.

BACA JUGA: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Perkenalkan Platform Rumah Pendidikan di Sidang Menteri Pendidikan APEC

Kabar gembira juga datang bagi para pahlawan tanpa tanda jasa. Pemerintah berencana menaikkan insentif guru honorer serta memberikan beasiswa bagi 150.000 guru yang belum menempuh jenjang D4 atau S1.

Setiap semester, para penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta.

Sementara itu, terkait program MBG, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa cakupannya kini telah mencapai 93% siswa di Indonesia, yang terbukti meningkatkan motivasi belajar dan membantu kelompok ekonomi rendah.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK