Balas Dendam, Amerika Serikat Lancarkan Serangan Udara ke Iran
FAKTANASIONAL.NET - Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Washington melancarkan gelombang serangan udara baru sebagai aksi balasan. Dilansir dari detikNews pada (19/7/2026) serangan tersebut dipicu oleh tewasnya dua anggot…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Washington melancarkan gelombang serangan udara baru sebagai aksi balasan.
Dilansir dari detikNews pada (19/7/2026) serangan tersebut dipicu oleh tewasnya dua anggota militer AS akibat serangan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan pasukan Iran di Yordania.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan bahwa langkah militer ini diambil untuk menghukum Garda Revolusi Islam Iran sekaligus melemahkan kemampuan mereka dalam mengancam jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Selain dua korban tewas, tercatat satu personel hilang dan empat lainnya harus dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Situasi kian kritis dengan adanya ancaman dari Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, penasihat militer senior pemimpin tertinggi Iran.
Melalui pernyataan resminya, pihak Iran menyatakan tidak akan lagi membatasi respons mereka dan siap melancarkan 'operasi serangan berskala penuh' jika serangan AS berlanjut selama dua hingga tiga hari ke depan.
Teheran mengecam tindakan AS yang dianggap menargetkan infrastruktur sipil, meski Washington membantah tuduhan tersebut secara tegas.
Dengan posisi yang sama-sama keras, ketegangan ini menandai eskalasi paling serius sejak Maret.
Dunia internasional kini menyoroti potensi meluasnya konflik ini, terutama mengingat keterlibatan langsung Garda Revolusi dalam pertempuran terbaru di Yordania yang memicu korban jiwa bagi pihak Amerika.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.