Ben Gvir Melawan Putusan Pengadilan Israel, Tetap Ingin Pasang Buaya di Penjara Palestina
FAKTANASIONAL.NET - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menyatakan tetap akan memperjuangkan rencana penempatan buaya di sekitar penjara Ketziot yang menahan warga Palestina, meski pengadilan Israel telah memerintahkan penghentian sem…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menyatakan tetap akan memperjuangkan rencana penempatan buaya di sekitar penjara Ketziot yang menahan warga Palestina, meski pengadilan Israel telah memerintahkan penghentian sementara rencana tersebut.
Ben Gvir bersama Menteri Perlindungan Lingkungan Israel Idit Silman bahkan mengunjungi parit-parit yang telah digali di sekitar salah satu sayap Ketziot.
Kunjungan tersebut berlangsung setelah Pengadilan Distrik Yerusalem pada 2 Agustus mengeluarkan perintah untuk menghentikan sementara rencana pemasangan buaya.
Dilansir dari CNN Indonesia pada, Jumat 7 Agustus 2026, keputusan pengadilan tersebut dikeluarkan ketika proses hukum atas gugatan kelompok hak-hak hewan Let the Animals Live masih berlangsung.
Dalam kunjungannya, Ben Gvir secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan pengadilan. Ia menilai langkah tersebut menghambat rencana yang sedang dijalankan.
"Seharusnya ada buaya di sini, tapi pengadilan mengeluarkan perintah dan terus menghalangi apa yang sedang kami lakukan," kata Ben Gvir, seperti dikutip Middle East Monitor.
Ia juga menegaskan pemerintah akan menghadapi proses hukum untuk mempertahankan rencana tersebut.
"Akan ada buaya. Kami akan berjuang di pengadilan," ucapnya.
Sementara itu, Let the Animals Live menggugat Silman, Ben Gvir, serta Dinas Penjara Israel (IPS). Gugatan tersebut dilandasi kekhawatiran terhadap kemungkinan buruknya perlakuan terhadap buaya sekaligus risiko keselamatan bagi petugas penjara.
Organisasi itu menegaskan persoalan tersebut bukan didasarkan pada kekhawatiran mengenai kondisi tahanan Palestina.
Gugatan diajukan ketika penggalian parit di Ketziot dilaporkan telah dimulai.
Ketziot merupakan penjara terbesar sekaligus salah satu fasilitas tahanan dengan keamanan paling ketat di Israel. Tempat tersebut telah lama digunakan untuk menahan warga dari Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Lembaga penahanan Palestina menyebut jumlah warga Palestina yang ditahan di penjara Israel meningkat 83 persen sejak pemerintahan Benjamin Netanyahu melancarkan agresi ke Gaza pada Oktober 2023.
Jumlah tahanan kini disebut mencapai lebih dari 9.600 orang dibandingkan sebelum agresi.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.