Fakta Nasional

Buntut Penangkapan Kopilot Malaysia Airlines, Pemerintah Jiran Perkuat Pengendalian Keamanan di Bandara

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Malaysia akan mengerahkan personel kepolisian untuk memperkuat pengendalian keamanan di bandar udara (bandara). Langkah itu dilakukan buntut penangkapan kopilot Malaysia Airlines karena menyelundupkan narkoba di Indone…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 06 August 2026 📖 1 menit
Buntut Penangkapan Kopilot Malaysia Airlines, Pemerintah Jiran Perkuat Pengendalian Keamanan di Bandara
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Malaysia akan mengerahkan personel kepolisian untuk memperkuat pengendalian keamanan di bandar udara (bandara). Langkah itu dilakukan buntut penangkapan kopilot Malaysia Airlines karena menyelundupkan narkoba di Indonesia.

Juru bicara pemerintah Malaysia, Fahmi Fadzil, mengemukakan langkah-langkah perbaikan itu disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri (KDN) dan Kementerian Transportasi (MOT) dalam rapat kabinet hari ini.

"Kabinet telah diberi informasi oleh KDN dan MOT bahwa beberapa perbaikan segera perlu dilaksanakan. Pertama, unit Keamanan Penerbangan (AVSEC) harus diisi oleh personel Kepolisian Kerajaan Malaysia," katanya dikutip dari kantor berita BERNAMA pada Rabu (5/8/2026).

Malaysia Aviation Group (MAG) akan diminta untuk meninjau kembali protokol pemeriksaan latar belakang dan penilaian kesehatan bagi pilot dan kopilot menyusul beberapa insiden yang telah terjadi.

Fahmi Fadzil menyebut Polisi Kerajaan Malaysia (PDRM) dan Badan Pengendalian dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS) diinstruksikan memeriksa kelemahan sistem keamanan yang berpotensi dimanfaatkan, sehingga langkah-langkah perbaikan dapat segera diterapkan.

Kemungkinan pembentukan tim investigasi khusus untuk menyelidiki kasus ini, ujar Fahmi Fadzil, pemerintah akan mempelajari laporan lengkapnya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

"Saat ini, kami baru menerima penjelasan lisan dari Menteri Transportasi dan Menteri Dalam Negeri. Karena kasus di Indonesia masih berjalan, kami memerlukan waktu untuk mempelajari laporan lengkapnya," ujarnya.

"Kami akan memeriksanya dan mempertimbangkan langkah-langkah tindak lanjut. Kami perlu mengetahui siapa lagi yang mungkin terlibat. Pihak yang bertanggung jawab harus dihadapkan pada proses hukum, dan kami perlu mengambil langkah-langkah komprehensif untuk memastikan celah-celah ini segera ditutup.”

Seorang pilot Malaysia berusia 39 tahun ditangkap oleh otoritas Indonesia di Terminal 3 Bandara Internasional Soetta (Bandara Soetta) atas dugaan percobaan penyelundupan 26 kg narkoba. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK