Fakta Nasional

Di Hadapan Imam Besar Al-Aqsa, Megawati: Saya Terus Mendukung Perjuangan Palestina Sampai Merdeka

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET — Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus dan Penasihat Presiden Palestina, Dr. Mahmoud Sudqi Al…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 29 September 2026 📖 3 menit
Di Hadapan Imam Besar Al-Aqsa, Megawati: Saya Terus Mendukung Perjuangan Palestina Sampai Merdeka
Megawati Soekarnoputri menyambut dengan hangat kunjungan kehormatan Utusan Khusus dan Penasihat Presiden Palestina, Dr. Mahmoud Sudqi Al-Habbash, serta Imam Besar Masjid Al-Aqsa, Syekh Muhammad Hussein.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET — Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus dan Penasihat Presiden Palestina, Dr. Mahmoud Sudqi Al-Habbash, serta Imam Besar Masjid Al-Aqsa, Syekh Muhammad Hussein.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari.

Megawati didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dan Azwar Anas, Direktur Eksekutif Megawati Institute Hilmar Farid, serta Sekretaris Jenderal Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Helmi Hidayat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026) sore.

Mengawali perbincangan, Megawati mengenang pesan ayahnya, Presiden pertama RI Soekarno, mengenai perjuangan bangsa Palestina. Sejak kecil, Megawati mengaku telah ditanamkan Bung Karno tentang pentingnya memberikan perhatian terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Pesan tersebut, kata Megawati, terus dipegangnya hingga kini.

"Saya yang disebut Presiden kelima Republik Indonesia, terus mendukung perjuangan dari negara Palestina sampai ada haknya untuk merdeka," kata Megawati.

Dalam pertemuan itu, Dr. Mahmoud Sudqi Al-Habbash memaparkan kepada Megawati mengenai situasi terkini yang dihadapi rakyat Palestina, termasuk kondisi di Gaza, Tepi Barat, serta situasi di Masjid Al-Aqsa.

Mendengar penjelasan tersebut, Megawati menyinggung nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila. Menurutnya, penderitaan yang dialami rakyat Palestina bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan keadilan.

"Dan tentunya apa yang tadi diceritakan dari segala penderitaan rakyat Palestina, baik di Tepi Barat maupun Gaza, itu menurut saya adalah sebuah kebiadaban," tegas Megawati.

Megawati kemudian mengingatkan kembali semangat Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung yang diikuti 29 negara. Menurut Megawati, semangat Bandung menjadi salah satu fondasi penting bagi perjuangan bangsa-bangsa melawan kolonialisme serta mendukung kemerdekaan dan kedaulatan bangsa-bangsa yang masih terjajah.

Megawati menegaskan bahwa komitmennya terhadap perjuangan Palestina juga terus disuarakan dalam berbagai forum internasional yang dihadirinya.

Dalam setiap kesempatan berbicara di forum dunia, Megawati mengatakan dirinya konsisten menyuarakan dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan.

Sementara itu, Dr. Mahmoud Sudqi Al-Habbash mengungkapkan sulitnya kondisi yang dihadapi umat Islam untuk dapat beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Bahkan, kata Mahmoud, Syekh Muhammad Hussein sebagai Imam Besar Masjid Al-Aqsa telah berbulan-bulan tidak dapat menunaikan salat di masjid tersebut.

"Beliau Imam Besar Al-Aqsa tapi tidak bisa sholat di Masjid Al-Aqsa," kata Mahmoud sambil menunjuk Syekh Muhammad Hussein yang duduk di sampingnya.

Mahmoud menyampaikan penghormatan dan apresiasinya atas sikap masyarakat serta Pemerintah Indonesia yang selama ini konsisten memberikan dukungan terhadap rakyat Palestina dan perjuangan kemerdekaan Palestina.

Ia menegaskan bahwa di tengah situasi yang sangat berat, rakyat Palestina tetap bertahan dan melanjutkan perjuangan mereka.

"Walaupun begitu, bangsa Palestina dan militer Palestina masih berjuang, masih terus berjuang untuk mereka menjaga Palestina sampai Palestina merdeka, insyaallah," ujar Mahmoud.

Dalam kesempatan tersebut, Mahmoud kembali menyampaikan harapan agar Megawati terus memberikan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina hingga mencapai kemerdekaan.

Pada bagian akhir pertemuan, Imam Besar Masjid Al-Aqsa Syekh Muhammad Hussein menyampaikan doa khusus untuk Indonesia, Bung Karno, Megawati, serta rakyat Palestina.

Syekh Muhammad Hussein mendoakan agar Indonesia senantiasa menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera. Ia juga mendoakan Presiden pertama RI Soekarno mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Kepada Megawati, Syekh Muhammad Hussein memanjatkan doa agar Presiden ke-5 RI tersebut senantiasa diberikan kesehatan.

Ia juga berdoa agar rakyat Palestina serta umat Islam di seluruh dunia memperoleh kedamaian, kesejahteraan, dan kehidupan yang lebih baik.

Utusan Khusus dan Penasihat Presiden Palestina, Dr. Mahmoud Sudqi Al-Habbash, serta Imam Besar Masjid Al-Aqsa, Syekh Muhammad Hussein di akhir pertemuan juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya adik bungsu Megawati, Guruh Soekarnoputra, beberapa hari yang lalu. Imam Besar pun mendoakan Guruh Soekarnoputra.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK