Fakta Nasional

Dipicu Cuaca Panas Ekstrem, PLN Terapkan Pemadaman Bergilir di Kalbar

FAKTANASIONAL.NET — Cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar) memicu gangguan pada sistem kelistrikan. Akibatnya, PT PLN (Persero) terpaksa menerapkan kebijakan pemadaman listrik bergilir di beberapa daerah, term…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 06 July 2026 📖 2 menit
Dipicu Cuaca Panas Ekstrem, PLN Terapkan Pemadaman Bergilir di Kalbar
Fasilitas vital seperti rumah sakit dan kantor pelayanan publik di Kota Singkawang menjadi prioritas utama penyaluran listrik PLN selama masa pemulihan gangguan sistem kelistrikan akibat cuaca ekstrem./Dok. Ist

FAKTANASIONAL.NET — Cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar) memicu gangguan pada sistem kelistrikan.

Akibatnya, PT PLN (Persero) terpaksa menerapkan kebijakan pemadaman listrik bergilir di beberapa daerah, termasuk Kota Pontianak dan Kota Singkawang, sejak pekan lalu.

Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, menjelaskan bahwa gangguan ini terjadi pada salah satu mesin pembangkit milik Independent Power Producer (IPP).

Suhu lingkungan yang sangat tinggi menyebabkan kemampuan produksi mesin mengalami penurunan kapasitas (derating).

Mukhlis membantah rumor yang menyebutkan bahwa pemadaman ini terjadi akibat krisis energi.

Ia menegaskan pasokan batu bara maupun energi primer dalam kondisi aman. Bahkan, sistem kelistrikan Kalbar sebenarnya masih memiliki surplus daya, meskipun cadangan yang tersedia tidak terlalu besar.

"Kami terus berupaya mempercepat proses pemulihan. Mohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan ini," ujar Mukhlis.

Baca Juga: Pertamina Perluas Jaringan Desa Energi Berdikari di 262 Titik Seluruh Indonesia

Jadwal Pemadaman dan Strategi PLN

Untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mencegah dampak yang lebih luas selama proses perbaikan, PLN UID Kalbar membagi pemadaman menjadi tiga sif. Masing-masing sif berlangsung sekitar lima jam sejak Jumat (3/7).

"Karena itu, dilakukan pengaturan sistem agar tidak terjadi pemadaman yang lebih luas," kata Mukhlis, Sabtu (4/7).

Rumah Sakit dan Layanan Publik Jadi Prioritas

Sementara itu di Singkawang, proses perbaikan infrastruktur yang terganggu sudah berjalan sejak Kamis (2/7).

Namun, karena pasokan belum sepenuhnya pulih, pemadaman bergilir dengan durasi maksimal lima hingga tujuh jam masih terjadi di beberapa titik seperti Jalan Alianyang, Pelangi, Terminal Induk, Kuala, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Ahmad Yani.

Di tengah situasi ini, PLN memastikan bahwa fasilitas-fasilitas vital tidak akan diterlantarkan. Manager PT PLN (Persero) UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, menyatakan bahwa pihaknya memberlakukan skala prioritas dalam penyaluran sisa pasokan listrik yang ada.

"Proses perbaikan telah dilakukan sejak Kamis (2/7), namun pasokan listrik belum dapat kembali normal sehingga masih diperlukan pemadaman bergilir dengan durasi maksimal sekitar lima jam di beberapa lokasi," kata Made, Senin (6/7).

Made menambahkan, selama proses pemulihan sistem ini dikebut oleh seluruh sumber daya PLN, fasilitas publik tetap menjadi fokus utama.

"PLN memprioritaskan pasokan listrik bagi fasilitas vital seperti rumah sakit dan kantor pelayanan pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," pungkasnya.

Baca Juga: Pemerintah Sementara Ekspor Batu Bara, Pasokan PLN Jadi Prioritas Usai Arahan Presiden


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK