Fakta Nasional

Diplomasi Global: AS dan China Bersatu Redam Ketegangan Thailand-Kamboja

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Konflik perbatasan yang kembali memanas antara Thailand dan Kamboja menarik perhatian serius dari dua kekuatan dunia, Amerika Serikat dan China. Keduanya secara aktif menjalin komunikasi diplomatik untuk mencegah e…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 22 December 2025 📖 1 menit
Diplomasi Global: AS dan China Bersatu Redam Ketegangan Thailand-Kamboja
Perbatasan Mendidih: Thailand dan Kamboja Kembali Saling Serang, Korban Berjatuhan/(instagram)

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Konflik perbatasan yang kembali memanas antara Thailand dan Kamboja menarik perhatian serius dari dua kekuatan dunia, Amerika Serikat dan China.

Keduanya secara aktif menjalin komunikasi diplomatik untuk mencegah eskalasi militer lebih lanjut, dilansir pada 21 Desember dari berbagai sumber.

Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran global terhadap stabilitas keamanan di wilayah Asia Tenggara pasca-bentrokan fisik yang terjadi awal Desember.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, secara langsung mendesak pihak Thailand untuk menurunkan tensi dan kembali pada kesepakatan gencatan senjata.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, juga melakukan pendekatan serupa kepada kedua belah pihak. Beijing menegaskan bahwa baik Thailand maupun Kamboja sebenarnya memiliki keinginan untuk meredakan ketegangan demi keamanan regional.

Harapan untuk perdamaian kini tertuju pada pertemuan ASEAN yang dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur. Menteri Luar Negeri Kamboja, Prak Sokhonn, dipastikan hadir untuk bertemu langsung dengan delegasi Thailand.

Pertemuan ini dianggap sebagai momen krusial karena merupakan dialog tatap muka pertama sejak konflik kembali pecah, yang diharapkan menghasilkan kesepakatan damai yang permanen.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK