Fakta Nasional

Donald Trump Klaim Menang Lawan Iran dan Berencana Tarik 'Uang Tol' di Selat Hormuz

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi global dengan pernyataan terbarunya pada Selasa, 7 April 2026. Setelah mengklaim kemenangan militer atas Iran, Trump kini melontarkan ide untuk memungut biaya tol…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 07 April 2026 📖 1 menit
Donald Trump Klaim Menang Lawan Iran dan Berencana Tarik 'Uang Tol' di Selat Hormuz
Donald Trump/(instagram)

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi global dengan pernyataan terbarunya pada Selasa, 7 April 2026.

Setelah mengklaim kemenangan militer atas Iran, Trump kini melontarkan ide untuk memungut biaya tol bagi setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz. Langkah ini dianggap sebagai kompensasi atas posisi AS yang ia klaim sebagai "pemenang" dalam konflik tersebut.

"Bagaimana jika kita yang memungut biaya? Saya lebih suka itu," ujar Trump kepada media. Gagasan ini cukup mengejutkan mengingat Selat Hormuz adalah jalur internasional yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak dan LNG dunia.

Trump bersikeras bahwa kesepakatan damai harus menjamin lalu lintas minyak yang bebas, namun tetap di bawah kendali aturan yang ia tetapkan.

Meski Trump mengklaim Iran telah kalah secara militer, fakta di lapangan menunjukkan ketegangan masih tinggi.

Serangan drone dilaporkan masih terjadi, menciptakan ketidakpastian besar bagi keselamatan pelayaran di kawasan Teluk Persia.

Bukan Trump namanya jika tidak memberikan tekanan maksimal. Ia mengeluarkan ultimatum terakhir kepada Teheran untuk segera menyetujui syarat-syarat dari Washington.

Jika gagal, AS mengancam akan memperluas serangan ke infrastruktur sipil Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik.

Di sisi lain, pemerintah Iran memberikan sinyal bahwa mereka tidak akan membiarkan status quo Selat Hormuz kembali seperti semula dan mendorong pengelolaan jalur laut yang melibatkan negara-negara regional tanpa intervensi penuh AS.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK