Fakta Nasional

Drama di Bandara Dhaka: 61 Calon Penumpang Mendadak Hilang Usai Pemeriksaan Visa Diperketat

FAKTANASIONAL.NET - Situasi tak biasa terjadi di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, pada Jumat (4/7) malam. Sebanyak 61 calon penumpang yang sedianya terbang menuju Malaysia dilaporkan memilih untuk meninggalkan bandara secara misterius…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 08 July 2026 📖 1 menit
Drama di Bandara Dhaka: 61 Calon Penumpang Mendadak Hilang Usai Pemeriksaan Visa Diperketat
Drama di Bandara Dhaka: 61 Calon Penumpang Mendadak Hilang Usai Pemeriksaan Visa Diperketat/(AI)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Situasi tak biasa terjadi di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, pada Jumat (4/7) malam.

Sebanyak 61 calon penumpang yang sedianya terbang menuju Malaysia dilaporkan memilih untuk meninggalkan bandara secara misterius setelah otoritas setempat memberlakukan pengawasan ketat terhadap dokumen perjalanan.

Dilansir dari laporan CNN Indonesia yang mengutip VNExpress dan bdnews24, insiden ini bermula saat petugas imigrasi bersama pihak maskapai menemukan indikasi penggunaan visa palsu dan manipulasi dokumen pada sejumlah penumpang.

Awalnya, maskapai Diman Bangladesh Airlines dijadwalkan mengangkut 288 penumpang menuju Malaysia. Namun, akibat temuan tersebut, pesawat akhirnya lepas landas hanya dengan 212 orang di kabin.

Sebanyak 15 penumpang awalnya dihentikan paksa oleh petugas. Sepuluh orang di antaranya bahkan sempat masuk ke dalam pesawat sebelum akhirnya diminta turun, sementara lima orang lainnya dicegah di area boarding gate.

Tak berselang lama, otoritas menyadari bahwa 61 orang lainnya yang telah menyelesaikan proses check-in justru tidak menampakkan batang hidung di gerbang keberangkatan. Kuat dugaan, mereka sengaja melarikan diri untuk menghindari pemeriksaan lebih dalam terkait legalitas dokumen mereka.

Pengetatan pengawasan di Bandara Dhaka ini bukannya tanpa alasan. Pejabat setempat mengungkapkan bahwa otoritas memberikan atensi khusus pada penerbangan tujuan Malaysia.

Langkah preventif ini diambil menyusul maraknya kasus penumpang yang membawa visa sah namun tetap ditolak masuk oleh otoritas imigrasi Malaysia, yang kemudian berujung pada deportasi.

Pihak bandara berharap peningkatan verifikasi dokumen ini mampu meminimalisasi penggunaan surat jalan tidak sah sekaligus menekan angka deportasi penumpang setibanya di Malaysia.

Prosedur standar keberangkatan internasional kini menuntut verifikasi lebih mendalam sejak tahap check-in hingga pemeriksaan di gerbang utama.

Bagi mereka yang tidak memiliki dokumen pendukung yang valid, pemeriksaan ini menjadi penghalang yang cukup krusial sebelum melintasi perbatasan negara.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK