Fakta Nasional

Dua Lipa Putus Kerja Sama dengan Manajer karena Beda Sikap Soal Palestina

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Penyanyi pop dunia Dua Lipa dikabarkan resmi berpisah dengan manajernya, David Levy. Keputusan ini diambil lantaran sikap politik Levy dianggap bertentangan dengan pandangan pro-Palestina yang selama ini konsisten ditunj…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 23 September 2025 📖 1 menit
Dua Lipa Putus Kerja Sama dengan Manajer karena Beda Sikap Soal Palestina
Penyanyi pop dunia, Dua Lipa/net.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Penyanyi pop dunia Dua Lipa dikabarkan resmi berpisah dengan manajernya, David Levy. Keputusan ini diambil lantaran sikap politik Levy dianggap bertentangan dengan pandangan pro-Palestina yang selama ini konsisten ditunjukkan oleh Dua Lipa.

Levy diketahui menjadi salah satu penandatangan surat yang meminta panitia festival musik Glastonbury melarang grup hip-hop Irlandia Utara, Kneecap, tampil. Grup tersebut dikenal vokal menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Kontroversi soal Kneecap memanas sejak tahun lalu setelah salah satu personelnya sempat mengibarkan bendera Hizbullah di Inggris.

“Dua memastikan David Levy tidak lagi terlibat dalam musiknya. Ia sangat terbuka mendukung Palestina, dan itu jelas tidak sejalan dengan David,” ujar seorang sumber, dikutip dari Metro, Senin (22/9/2025).

Sejumlah tokoh ikut menanggapi isu ini. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut penampilan Kneecap di Glastonbury pada Juni 2025 sebagai hal yang “tidak pantas.” Kontroversi juga berlanjut ketika grup tersebut tampil di Coachella April lalu dengan menyampaikan pesan pro-Palestina yang menuai kecaman dari Sharon Osbourne.

Drama terbaru muncul ketika pemerintah Kanada melarang Kneecap masuk negara itu dengan alasan menyebarkan pesan yang mendukung organisasi teroris. Kebijakan tersebut diumumkan Vince Gasparro, Sekretaris Parlemen untuk Pemberantasan Kejahatan.

Namun, Kneecap menolak tuduhan tersebut dan memilih menempuh jalur hukum. “Kami akan melawan tuduhan tidak berdasar ini. Jika menang di pengadilan, seluruh dana ganti rugi akan kami sumbangkan untuk anak-anak di Gaza,” tegas mereka.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK