Fakta Nasional

Dukungan PKS untuk Satgas Karhutla RI-Singapura

Politisi senior PKS Mulyanto mengapresiasi pembentukan Satgas Bersama RI-Singapura untuk mengusut keterlibatan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan. Langkah ini dinilai sebagai diplomasi konstruktif untuk menyelesaikan akar persoalan kabut asap lintas batas dan menegakkan hukum secara adil.

Penulis: argenteaayu Friday, 30 October 2026 📖 1 menit
Dukungan PKS untuk Satgas Karhutla RI-Singapura

FAKTANASIONAL.NET - Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mulyanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan Singapura. Kedua negara sepakat membentuk satuan tugas bersama (Joint Task Force) guna mengusut tuntas keterlibatan korporasi di balik kasus kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Pernyataan tersebut disampaikan Mulyanto melalui keterangan resmi di Jakarta pada Kamis malam, 29 Oktober 2026. Menurutnya, langkah strategis ini merupakan bentuk diplomasi konstruktif yang cerdas. Upaya ini dinilai mampu meredakan ketegangan akibat kabut asap lintas batas sekaligus membongkar jaringan ekonomi terselubung di balik pembakaran lahan.

Mulyanto mengingatkan agar diplomasi bilateral ini tidak berhenti sebagai kesepakatan politik atau kerja sama simbolis semata. Kerja sama penegakan hukum harus diwujudkan secara nyata agar kepercayaan antarnegara tetangga semakin kuat. Selama ini, penanganan karhutla dinilai terlalu fokus pada pemadaman api di lapangan. Padahal, pengungkapan aktor intelektual dan aliran keuntungan ilegal jauh lebih penting untuk menjawab harapan masyarakat.

Sebagai mantan anggota Komisi Energi DPR RI, Mulyanto menegaskan bahwa struktur kepemilikan korporasi dan transaksi keuangan sering kali melintasi batas yurisdiksi negara. Oleh karena itu, kolaborasi lintas negara sangat relevan untuk pertukaran intelijen keuangan, pengumpulan bukti, hingga pemulihan aset negara. Pemerintah Indonesia juga didorong untuk terus membenahi tata kelola perizinan kawasan konsesi di dalam negeri.

Pihaknya berharap Satgas bersama ini dapat menjadi teladan diplomasi lingkungan yang efektif di kawasan ASEAN. Kerja sama yang transparan diyakini mampu melindungi keselamatan rakyat tanpa harus mengorbankan hubungan baik dengan negara tetangga.[ayu]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK