Fakta Nasional

Eksportir Tunggal SDA Dibentuk, Mulyanto Sentil Risiko Munculnya 'Rente Baru' di Tubuh DSI

FAKTANASIONAL.NET — Anggota Komisi Energi DPR RI Periode 2019-2024, Mulyanto, meminta pemerintah menerapkan pendekatan bertahap dalam mengimplementasikan peran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai eksportir tunggal komoditas sumber daya a…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 09 June 2026 📖 1 menit
Eksportir Tunggal SDA Dibentuk, Mulyanto Sentil Risiko Munculnya 'Rente Baru' di Tubuh DSI
Tata kelola PT DSI kini menjadi sorotan utama demi mencegah celah penyelewengan baru dalam perdagangan SDA nasional./Dok. Instagram

FAKTANASIONAL.NET — Anggota Komisi Energi DPR RI Periode 2019-2024, Mulyanto, meminta pemerintah menerapkan pendekatan bertahap dalam mengimplementasikan peran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai eksportir tunggal komoditas sumber daya alam (SDA).

Langkah ini dinilai krusial demi menjaga stabilitas sistem tata niaga yang saat ini telah berjalan.

Mulyanto menekankan bahwa pengendalian penuh atas komoditas ekspor dan penentuan harga tidak bisa sekadar bermodal kewenangan regulasi.

DSI harus ditopang oleh kesiapan infrastruktur data, SDM profesional, teknologi digital, serta komitmen transparansi yang tinggi.

Baca Juga: DSI Resmi Jadi BUMN, COO Danantara Jamin Tak Bakal Caplok Lini Bisnis Para Eksportir

"Kita tidak ingin semangat memperkuat peran negara justru terhambat oleh keterbatasan kapasitas kelembagaan. Soal governance ini menjadi sangat penting. Faktor ini yang akan menentukan sukses atau tidaknya DSI," kata Mulyanto dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026) malam.

Ia mengingatkan, esensi dari kehadiran lembaga yang kuat adalah kemampuannya dalam mengawasi dan memastikan keadilan ekonomi untuk rakyat, bukan justru memonopoli seluruh transaksi secara kaku.

"Kita tidak malah terjadi sebaliknya, muncul rente baru di dalam badan ini," tegasnya.

Meski demikian, Mulyanto tetap memandang pembentukan badan ini sebagai sebuah langkah strategis jangka panjang yang mampu mengamankan kedaulatan ekonomi serta menutup celah kerugian negara.

“Sehingga, upaya ini menjadi langkah strategis yang dapat memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, meningkatkan penerimaan negara, serta menutup berbagai potensi kebocoran dalam tata niaga komoditas sumber daya alam Indonesia,” ungkap dia.

Baca Juga: Pemerintah Beli Saham GoTo demi Pangkas Komisi Ojol, Aktivis Dorong Pembentukan BUMN Transportasi Digital


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK