Fakta Nasional

Energi Dunia Bermasalah karena Ulah Ceroboh AS-Israel

SECARA de facto, gencatan senjata Iran dan AS saat ini sudah tidak berlaku. Kondisi perang saat ini beku tapi tegang, bisa pecah perang besar lagi kapan saja. Iran kemarin menyerang kapal perang AS di selat Hormuz yang sedang melaksanakan operasi Fr…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 05 May 2026 📖 3 menit
Energi Dunia Bermasalah karena Ulah Ceroboh AS-Israel
Perang Iran Vs Israel-AS/scsht Instagram.

SECARA de facto, gencatan senjata Iran dan AS saat ini sudah tidak berlaku. Kondisi perang saat ini beku tapi tegang, bisa pecah perang besar lagi kapan saja.

Iran kemarin menyerang kapal perang AS di selat Hormuz yang sedang melaksanakan operasi Freedom Project, yang diperintahkan oleh Trump. Iran sekaligus menyerang kapal Korsel yang juga melintas tanpa izin.

Kemudian sore nya, Iran menyerang kilang minyak di UAE, ini kilang minyak terakhir UAE yang menjadi titik ekspor minyak mereka saat ini. Diserang karena jadi pusat kerjasama energi UAE dan AS saat ini ditengah blokade laut AS terhadap pelabuhan Iran.

Jika kita melihat krisis energi saat ini secara global, persoalan utama bukan hanya terletak pada blokade Selat Hormuz oleh Iran.

Tapi faktor lainnya adalah, tingkah Israel dan AS yang dalam perang kemarin secara ceroboh menargetkan kilang minyak Iran tanpa alasan.

AS dan Israel lah yang awalnya memulai menyerang infrastruktur sipil dan kilang minyak Iran. Saat perang berlangsung dua pekan, Israel mengebom kilang minyak terbesar Iran Fars Gas Field.

Setelah penyerangan ini, Iran kemudian membalas dengan menyerang seluruh kilang minyak dan gas negara teluk yang berbisnis dengan AS.

Termasuk ladang minyak terbesar dunia dia Qatar, Ras Lafan. Kemudian dilanjutkan ke kilang minyak Bahrain Bapco, dilanjutkan ke arah Saudi dll.

Siapa yang memulai pertama kali menyerang kilang minyak sipil? Israel dan AS. Siapa yang menanggung akibatnya? Saat ini Seluruh dunia menanggung akibatnya.

Siapa yang harus disalahkan dari mahalnya energi global saat ini? Israel dan AS. Bukan Iran. Iran sudah berulang kali mengingatkan AS dan Israel agar tidak menargetkan kilang minyak dan insfratruktur sipil. Tapi mereka arogan dan keras kepala.

Siapa yang menanggung kenaikan harga energi global saat ini akibat ulah Israel dan AS dimasa perang kemarin? Seluruh dunia saat ini kena dampak, tapi banyak pemimpin dunia yang bodoh yang menuntut Iran bukan Israel dan AS.

Kehancuran kilang minyak dan gas di timur tengah karena balistik Iran, faktor utamanya adalah ulah Israel dan AS yang dengan kalkulasi yang salah menyerang kilang minyak Iran terlebih dahulu dengan asumsi Iran akan jatuh. Lalu prediksi mereka meleset. Dan dunia menanggung akibatnya hingga saat ini.

Fars Gas Field Iran diserang, ini kilang minyak paling berharga bagi Iran, dan AS juga waktu itu mengancam menyerang Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor minyak Iran keluar negeri. Walaupun tidak jadi dilakukan.

Siapa yang memulai kecerobohan dalam perang dan siapa yang memulai menyerang membabi buta? Dari kilang minyak, infrastruktur sipil, jembatan, sampai sekolah SD dan sekolah TK di Iran? Pelaku nya adalah penjahat perang Israel dan AS.

Kalau hari ini Iran membalas habis habisan sebagai balas dendam, maka ini sah dan siapapun yang menanggung akibatnya bukan urusan Iran lagi. Tanyakan siapa yang memulai serangan ke Iran 28 Febuari 2026 lalu?

Kalau hari ini Iran menutup selat Hormuz, membakar kapal yang lewat, menenggelamkan kapal musuh, membidik siapapun yang melanggar aturan Iran di selat Hormuz, maka tanyakan AS dan Israel sebagai penyebab utama ini terjadi.

Jika saat ini Iran menghancurkan kilang minyak, gas dan apapun yang mengancam Iran, maka itu sah dilakukan Iran untuk mempertahankan diri dari agresi. Dunia perlu meminta pertanggungjawaban kepada AS dan Israel, bukan ke Iran.

Iran saat ini telah lama bersabar, dibom, diserang, diagresi, dibunuh rakyatnya, pemimpinnya, dibunuh anak anak kecil mereka, Iran telah lama bersabar.

Kondisi saat ini sangat lain, Iran akan habis habisan berperang dan kali ini memang mereka berperang dengan keberanian, kesabaran, dan dengan tekad yang bulat.

Itulah kenapa, jangankan negara teluk, Trump, AS, Israel sampai Netanyahu pun saat ini tidak akan mampu membendung Iran, mereka tidak akan mampu menundukkan Iran.

Saat ini, AS mau mengakui kalah dan keluar dari perang ini saat ini juga, atau mereka memilih membuang waktu dan keluar lebih lama lagi dengan kerugian yang lebih besar. Tidak ada pilihan lain.[***]

Penulis: Tengku Zulkifli Usman, Pengamat Geopolitik Internasional


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK