Fakta Nasional

Erdogan Kutuk Serangan Houthi, Tegaskan Dukungan Turki untuk Koalisi Maritim Arab Saudi

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam serangan yang dilakukan kelompok Houthi terhadap kapal-kapal di kawasan Laut Merah. Sikap tersebut disampaikan Erdogan saat berbicara melalui sambungan telepon dengan Putra Mahkota Ara…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 05 August 2026 📖 1 menit
Erdogan Kutuk Serangan Houthi, Tegaskan Dukungan Turki untuk Koalisi Maritim Arab Saudi
Houthi Ancam Balas Arab Saudi usai Hodeidah Digempur, Konflik Timur Tengah Kian Memanas/(REUTERS)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam serangan yang dilakukan kelompok Houthi terhadap kapal-kapal di kawasan Laut Merah.

Sikap tersebut disampaikan Erdogan saat berbicara melalui sambungan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

Dikutip dari detikcom yang mengutip AFP, Selasa, 4 Agustus 2026, percakapan kedua pemimpin juga membahas perkembangan situasi regional, hubungan bilateral, hingga upaya memperkuat kerja sama di berbagai sektor.

Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA) yang dikutip sumber media tersebut, Erdogan turut menyampaikan dukungan penuh terhadap pembentukan aliansi pertahanan maritim multinasional yang dipimpin Arab Saudi.

Erdogan disebut "menyambut baik pembentukan aliansi pertahanan maritim multinasional yang dipimpin Saudi dan mendoakan keberhasilannya dalam mencapai tujuannya," dikutip dari Saudi Press Agency (SPA) melalui detikcom.

Pembentukan koalisi maritim internasional diumumkan Arab Saudi sebagai respons atas meningkatnya ancaman keamanan di Laut Merah setelah Houthi memberlakukan blokade maritim sejak 20 Juli 2026.

Sebelumnya, dikutip dari detikcom yang merujuk Al Arabiya dan Anadolu Agency, Jumat, 31 Juli 2026, Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan koalisi tersebut bertujuan melindungi jalur pelayaran internasional, kebebasan navigasi, serta menjaga kelancaran perdagangan global di Laut Merah, Selat Bab el-Mandeb, dan Teluk Aden.

Inisiatif pembentukan koalisi lahir setelah pertemuan di Riyadh pada Kamis, 30 Juli 2026, yang dihadiri delegasi dari 43 negara serta Uni Eropa. Hingga kini, sedikitnya 14 negara telah menyatakan dukungan terhadap pembentukan aliansi tersebut.

Sejumlah negara yang ikut menandatangani pernyataan bersama antara lain Kuwait, Bahrain, Qatar, Turki, Pakistan, Yordania, Mesir, Sudan, Somalia, Djibouti, dan Bangladesh.

Sementara itu, Houthi yang didukung Iran mengklaim telah menyerang kapal-kapal yang berkaitan dengan Arab Saudi di Laut Merah karena dianggap melanggar blokade yang mereka tetapkan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK