Fakta Nasional

Eskalasi Militer di Suriah: Serangan Balasan AS Terhadap Basis ISIS

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) baru-baru ini melancarkan operasi militer skala besar yang menargetkan kelompok ISIS di wilayah pedesaan Suriah, dilansir pada 12 Januari 2026. Serangan udara ini merupakan respons…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 12 January 2026 📖 1 menit
Eskalasi Militer di Suriah: Serangan Balasan AS Terhadap Basis ISIS
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/net.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) baru-baru ini melancarkan operasi militer skala besar yang menargetkan kelompok ISIS di wilayah pedesaan Suriah, dilansir pada 12 Januari 2026.

Serangan udara ini merupakan respons langsung atas insiden berdarah di Palmyra pada akhir 2025 yang menewaskan personel militer dan sipil AS.

Operasi yang diberi nama "Hawkeye Strike" ini menandai peningkatan ketegangan di wilayah yang masih menjadi basis persembunyian militan.

Meskipun Washington meyakini pelaku penembakan adalah anggota ISIS, pihak berwenang Suriah memberikan keterangan yang berbeda.

Versi domestik menyebutkan bahwa pelaku adalah mantan personel keamanan lokal yang telah terpapar paham ekstremis.

Perbedaan narasi ini tidak menyurutkan langkah militer AS untuk terus melakukan serangan ke lebih dari 70 target yang dianggap krusial bagi kekuatan operasional ISIS di Timur Tengah.

Menteri Pertahanan AS menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap serangan yang menyasar warga negaranya.

Melalui koordinasi dengan koalisi internasional, AS terus memperkuat posisi dalam Operasi Inherent Resolve.

Meskipun wilayah tersebut tidak sepenuhnya dikuasai oleh pemerintah pusat Suriah, AS tetap berkomitmen untuk melakukan tindakan pembalasan serius guna memastikan ancaman terorisme global dapat ditekan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK