Fakta Nasional

Gagal Melalui Demo, AS Siapkan Beberapa Opsi Serang Iran

SETELAH gagal menggulingkan pemerintahan Iran kemarin lewat infiltrasi dalam demonstrasi Iran, AS sekarang memilih beberapa opsi melawan Iran. Diantaranya adalah mempersiapkan serangan ke Iran mendadak, dengan alasan menyerang situs nuklir Iran. Dan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 23 January 2026 📖 3 menit
Gagal Melalui Demo, AS Siapkan Beberapa Opsi Serang Iran
As Vs Iran/scsht net

SETELAH gagal menggulingkan pemerintahan Iran kemarin lewat infiltrasi dalam demonstrasi Iran, AS sekarang memilih beberapa opsi melawan Iran.

Diantaranya adalah mempersiapkan serangan ke Iran mendadak, dengan alasan menyerang situs nuklir Iran. Dan opsi tekanan ekonomi yang lebih keras. Tensi geopolitik antara Iran dan AS dengan sekutunya kedepan masih akan sangat panas.

Trump sebelumnya juga telah mengancam akan menghapus Iran dari peta dunia, semakin keras ancaman Trump terhadap Iran, maka akan semakin keras tensi geopolitik di asia barat dan timur tengah.

AS dengan desakan Netanyahu dan kelompok elit lobby politik Israel di AS sekarang terus menekan Trump untuk menyerang Iran.

Pada dasarnya, semua Presiden AS Pasca revolusi Islam Iran 1979 selalu ditekan oleh Israel untuk menyerang Iran. Mulai dari Bush Senior, Clinton, Bush Jr, Obama, Trump jilid I, Biden, sampai Trump jilid II.

Salah satu deal kelompok lobby Israel di AS pada pilpres AS lalu adalah dukungan terhadap Trump, dengan kompensasi menyerang Iran.

Sebelum Trump, tidak ada satupun Presiden AS yang berani melakukan serangan terhadap Iran walaupun ditekan oleh Israel seperti yang dilakukan Trump pada bulan Juni tahun lalu di tengah perang 12 hari antara Israel dan Iran.

Keberanian Trump bukan karena dia presiden pemberani ataupun atas misi MAGA, tapi karena Trump adalah pemimpin yang memiliki kelainan jiwa dan super narsisistik. Plus Trump pebisnis yang telah menerima banyak uang kelompok lobby Israel di AS.

File file intelijen menyebut, Trump memiliki kelainan dan gangguan mental, selain dia seorang pedophil dan penjahat seksual, Trump juga pebisnis ambisius dengan catatan hitam bisnis yang sangat jelas. Orang semacam Trump akan sangat bagus bagi Israel untuk dimanfaatkan. Bagi Israel, Trump is the right man on the right time with the right mission.

Iran saat ini dalam kondisi Peak Of Readiness. Dalam kondisi kesiapan matang menyambut setiap kemungkinan serangan AS yang bisa dilakukan dadakan seperti penculikan Presiden Maduro di Venezuela. Tapi Iran bukan Venezuela.

Trump dan media Barat misalnya, sengaja membesarkan Angka kematian dalam demo besar-besaran di Iran Tempo hari. Pemerintah Iran menyebut angka resmi korban kerusuhan sebanyak 3000 an korban. Sedangkan Trump dan media Barat menyebut dengan narasi lain: bahwa Iran telah membunuh lebih 16.000 rakyatnya demi melengengkan kekuasaan.

Narasi ini sengaja dibuat untuk mendiskreditkan Iran dan mencari alasan untuk menyerang Iran. Narasi narasi menyesatkan ini jelas jelas untuk mencari celah legitimasi intervensi militer AS ke Iran.

Pemerintah Iran telah meminta seluruh angkatan bersenjata Iran untuk bersiap penuh dengan semua kemungkinan eskalasi. Semalam, wakil ketua dewan keamanan nasional Iran Saeed Jalili menemui para pasukan khusus Iran untuk kordinasi.

Saeed Jalili adalah salah satu tokoh keamanan dan politik kelas atas Iran setelah ketua dewan keamanan nasional Iran Ali Larijani. Keduanya adalah orang yang bertanggung jawab penuh atas keamanan Iran yang bertanggung jawab langsung kepada supreme leader Ali Khamenei.

Tensi geopolitik antara Iran dan AS - Israel saat ini sedang ada di persimpangan jalan yang membahayakan. Berkali-kali para pejabat politik dan militer Iran telah memberikan sikap yang jelas: setiap serangan AS atau Israel akan direspon dengan keras dan tidak ada kata ceasefire.

Ada sekitar 30 pangkalan militer AS di kawasan itu dan Israel sebagai pangkalan militer terbesar mereka di wilayah itu secara geopolitik. Karena Israel pada dasarnya lebih cocok disebut pangkalan militer AS daripada sebuah negara atau entitas.

Semua pangkalan AS ini dalam bidikan Iran, dan lebih jauh, Iran mengancam akan menyerang kepentingan AS lebih jauh keluar dari wilayah itu.

Satu pesan yang sangat jelas dari semua sikap Iran yang non kompromi seperti ini walaupun ditengah tensi memanas dengan AS adalah: bahwa Iran kemungkinan memiliki banyak senjata lain yang belum dipublikasikan ke dunia.

Konflik ini akan terus berlangsung, Netanyahu dan Israel mengebut agar Iran bisa diselesaikan di era Trump. Karena belum tentu ada Presiden AS setelah yang bisa disetir sampai di level ini oleh Israel dan kekuatan lobby Israel.[***]

Oleh: Tengku Zulkifli Usman, Pengamat Geopolitik Internasional. (Sumber: https://www.facebook.com/share/p/1ABDp8BcK7/)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK