Fakta Nasional

Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon: Presiden Prabowo Kutuk Keras Tindakan Keji!

FAKTANASIONAL.NET - Duka mendalam menyelimuti tanah air setelah tiga prajurit terbaik bangsa gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Menanggapi tragedi ini, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kecaman keras terhadap segala bentuk tindakan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 06 April 2026 📖 1 menit
Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon: Presiden Prabowo Kutuk Keras Tindakan Keji!
/(Serikat Presiden)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Duka mendalam menyelimuti tanah air setelah tiga prajurit terbaik bangsa gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon.

Menanggapi tragedi ini, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kecaman keras terhadap segala bentuk tindakan keji yang menyasar pasukan penjaga perdamaian.

Pernyataan ini disampaikan Presiden usai memberikan penghormatan terakhir kepada para syuhada bangsa pada Minggu, 5 April 2026.

Ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon. Sebelumnya, pada Sabtu, 4 April 2026, Presiden Prabowo hadir langsung dalam prosesi penyambutan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta.

Kehadiran kepala negara menjadi simbol bahwa negara tidak akan pernah melupakan pengorbanan mereka yang berjuang demi stabilitas dunia.

Situasi di Lebanon memang kian memanas, di mana dalam sepekan terakhir telah terjadi tiga kali serangan yang menyasar pasukan perdamaian.

Selain korban jiwa, tercatat delapan prajurit TNI lainnya mengalami luka-luka. Menanggapi hal ini, Pemerintah Indonesia melalui PBB telah mendesak adanya investigasi menyeluruh dan evaluasi ketat terhadap sistem perlindungan pasukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di wilayah konflik.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK