Fakta Nasional

Hadapi Gejolak Global, Menlu Sugiono Dorong ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Rantai Pasok

FAKTANASIONAL.NET — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono mendorong negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan kolektif dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks. Imbauan ini ditegaskan dalam Pertemua…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 22 July 2026 📖 1 menit
Hadapi Gejolak Global, Menlu Sugiono Dorong ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Rantai Pasok
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menghadiri Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) sesi Retreat di Manila, Filipina. Indonesia mendorong langkah konkret ASEAN dalam memperkuat ketahanan pangan, energi, dan rantai pasok kawasan di tengah ketidakpastian global./Dok.…
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono mendorong negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan kolektif dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.

Imbauan ini ditegaskan dalam Pertemuan ke-59 Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Foreign Ministers’ Meeting/AMM) sesi Retreat yang berlangsung di Manila, Filipina.

Menlu Sugiono menyoroti bahwa dampak instabilitas di tingkat global saat ini telah memberikan pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat di kawasan Asia Tenggara.

“Perkembangan di luar kawasan semakin membawa konsekuensi langsung bagi kehidupan masyarakat kita. Karena itu, ASEAN harus semakin siap dan mampu merespons secara bersama,” ujar Menlu Sugiono.

Untuk itu, Indonesia mendesak agar seluruh komitmen yang telah disepakati ASEAN segera diterjemahkan ke dalam koordinasi dan aksi nyata.

Baca Juga: Menlu Sugiono Tegaskan 9 WNI Relawan Flotilla Bukan Disandera Israel, Diplomasi Internasional Bergerak

Fokus utama yang diusulkan meliputi penguatan ketahanan pangan dan energi, efisiensi rantai pasok, serta peningkatan respons kawasan terhadap berbagai potensi gangguan eksternal.

Soroti Isu Myanmar dan Laut Tiongkok Selatan

Sesi Retreat AMM ke-59 di bawah Keketuaan ASEAN Filipina ini juga menjadi forum pertukaran pandangan mengenai isu-isu strategis kawasan, seperti situasi politik di Myanmar dan kondisi keamanan di Laut Tiongkok Selatan.

Mengenai situasi di Myanmar, Indonesia kembali menegaskan posisi konsistennya agar ASEAN terus mendorong penyelesaian konflik yang inklusif berdasarkan panduan Five-Point Consensus.

Menlu Sugiono menggarisbawahi bahwa kunci utama penyelesaian tantangan di kawasan terletak pada penyelesaian secara damai melalui dialog dan keterlibatan konstruktif, sembari menjaga soliditas internal ASEAN.

“Gejolak di sekitar kita mungkin berada di luar kendali. Namun, kemampuan ASEAN untuk menjaga kesatuan, memperkuat ketahanan, dan melindungi kepentingan masyarakat di kawasan berada di tangan kita sendiri,” tegasnya.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK