Hancurkan Pesawat Pengisian Bahan Bakar Udara AS di Qatar, Iran: Pembalasan Keras Jika Langgar Garis Merah
FAKTANASIONAL.NET - Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC (Korps Garda Revolusi Islam Iran) mengatakan mereka telah menghancurkan pesawat pengisian bahan bakar udara Amerika Serikat (AS) di Qatar. Satu hari sebelumnya Iran telah menyerang lokasi ya…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC (Korps Garda Revolusi Islam Iran) mengatakan mereka telah menghancurkan pesawat pengisian bahan bakar udara Amerika Serikat (AS) di Qatar.
Satu hari sebelumnya Iran telah menyerang lokasi yang menampung jet tempur AS dan pesawat pengisian bahan bakar di Yordania dan mengklaim lokasi-lokasi tersebut telah hancur.
"Sebagai kelanjutan aksi kemarin, para prajurit pemberani dari Angkatan Udara IRGC, selama gelombang ke-15 Operasi Nasr-2, melancarkan serangan besar dadakan ke pangkalan AS Al Udeid di Qatar," kata IRGC dalam sebuah pernyataan.
"Serangan itu mengakibatkan hancurnya stasiun radar jarak jauh serta beberapa pesawat pengisian bahan bakar strategis AS.”
IRGC juga memperingatkan AS dan negara-negara di kawasan tempat pangkalan militer AS bermarkas atas kemungkinan pembalasan keras jika mereka melanggar ‘garis merah’ Iran dengan menyerang infrastruktur dan penduduk Iran.
"Ini akan menjadi serangan balasan yang akan tercatat dalam sejarah militer," imbuh IRGC.
Pada malam sebelum 18 Juni 2026, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman dari jarak jauh untuk menjamin berakhirnya konflik militer.
Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan serangkaian serangan terhadap Iran.
Komando Pusat AS mengklaim serangan tersebut sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Pasukan Iran kemudian membalas dengan memyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah. (adm)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.