Fakta Nasional

Harga Batu Bara Turun di Tengah Ambisi India Tingkatkan Energi Terbarukan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pasar energi global kembali menunjukkan dinamika yang menarik. Harga batu bara, yang sebelumnya mengalami tren penguatan selama lima hari berturut-turut, kini tercatat mengalami penurunan. Data dari Refinitiv mengungkapk…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 03 April 2025 📖 1 menit
Harga Batu Bara Turun di Tengah Ambisi India Tingkatkan Energi Terbarukan
Harga Batu Bara Turun di Tengah Ambisi India Tingkatkan Energi Terbarukan/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pasar energi global kembali menunjukkan dinamika yang menarik.

Harga batu bara, yang sebelumnya mengalami tren penguatan selama lima hari berturut-turut, kini tercatat mengalami penurunan.

Data dari Refinitiv mengungkapkan bahwa harga batu bara per 2 April 2025 tercatat sebesar US$105 per ton, turun sekitar 2,23% dari harga penutupan perdagangan pada 1 April 2025 yang mencapai US$107,4 per ton.

Pergerakan ini terjadi di tengah semakin bold-nya niat pemerintah India untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan.

Dalam konferensi India Energy Week 2025 di New Delhi, Perdana Menteri Narendra Modi menegaskan komitmennya untuk menggandakan kapasitas energi terbarukan hingga setidaknya 500 GW.

Penurunan harga batu bara ini tidak hanya berdampak pada sektor energi fosil, tetapi juga menandai perubahan besar dalam peta persaingan energi global.

Setelah lima hari mengalami kenaikan harga, depresiasi harga batu bara ini dipandang sebagai respon pasar terhadap kebijakan pemerintah India yang semakin fokus pada pengembangan energi terbarukan.

Kenaikan investasi di sektor energi bersih, termasuk tenaga surya, telah menekan permintaan batu bara. Kondisi ini membawa dampak signifikan terhadap pelaku industri batu bara dan para investor yang harus beradaptasi dengan pergeseran tren energi.

Hal ini juga menandakan bahwa bahan bakar fosil semakin ditinggalkan sebagai pilihan utama dalam pembangkitan energi di masa depan.

Di samping penurunan harga batu bara, India terus memperkuat posisinya di sektor energi terbarukan.

Dalam pidatonya, Narendra Modi menyebutkan lima pilar utama untuk mencapai target ambisius tersebut: ketersediaan sumber daya, tenaga kerja terampil, kekuatan ekonomi, stabilitas politik, dan keunggulan geografi.

India, sebagai salah satu negara penghasil tenaga surya terbesar, telah menunjukkan peningkatan kapasitas pembangkit tenaga surya yang sangat signifikan—mencapai lebih dari 100 GW dengan ribuan megawatt tambahan dalam konstruksi.

Langkah ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga memberikan tekanan lebih lanjut pada harga batu bara secara global.

Dengan semakin beralih ke sumber energi bersih, pasar batu bara diprediksi akan mengalami volatilitas yang lebih tinggi, sehingga strategi investasi dan kebijakan energi harus disesuaikan untuk menghadapi tantangan ini.[dit]

**


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK