Fakta Nasional

Hilangnya 400 Kg Uranium Iran: Ancaman Senjata Nuklir di Balik Peristiwa

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Iran kini menghadapi isu serius setelah setidaknya 400 kilogram cadangan uranium miliknya ‘hilang’ pasca serangan Amerika Serikat (AS) ke tiga fasilitas nuklir pekan lalu. Jumlah tersebut cukup untuk membuat hingga…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 June 2025 📖 1 menit
Hilangnya 400 Kg Uranium Iran: Ancaman Senjata Nuklir di Balik Peristiwa
Nuklir/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Iran kini menghadapi isu serius setelah setidaknya 400 kilogram cadangan uranium miliknya ‘hilang’ pasca serangan Amerika Serikat (AS) ke tiga fasilitas nuklir pekan lalu.

Jumlah tersebut cukup untuk membuat hingga 10 senjata nuklir, menimbulkan kekhawatiran global akan penyalahgunaan bahan berbahaya.

Menurut laporan New York Post yang mengutip pejabat Israel, Iran diduga memindahkan uranium dan peralatan nuklir ke lokasi rahasia beberapa hari sebelum serangan AS.

Citra satelit sebelum dan sesudah insiden di situs Fordow menunjukkan perbedaan mencolok, termasuk keberadaan 16 truk di area bandara nuklir yang diperkirakan digunakan untuk pengangkutan muatan rahasia.

Namun, keberadaan truk saja belum dapat memastikan titik penyimpanan berikutnya, sehingga masih misterius di mana cadangan ini berada setelah evakuasi cepat tersebut.

Rafael Grossi, kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), menegaskan kepada Dewan Keamanan PBB perlunya inspeksi mendesak untuk memastikan semua persediaan uranium tak dialihkan ke program senjata.

Inspeksi terakhir IAEA dilakukan seminggu sebelum serangan pertama Israel ke Iran, dan Grossi khawatir eskalasi militer berkelanjutan akan menunda verifikasi keamanan yang sangat krusial. Tanpa pemeriksaan penuh, dikhawatirkan Iran dapat memanfaatkan pasokan yang ‘hilang’ untuk mengakselerasi program nuklir militernya.

Iran sendiri menegaskan bahwa program nuklirnya murni untuk tujuan damai, namun Israel dan sekutunya terus memandang pembangunan fasilitas itu sebagai ancaman eksistensial.

Di tengah tensi yang kian mengental, Iran pernah mengancam menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi (NPT) sebagai respons atas serangan ini—langkah yang dikhawatirkan destabilkan rezim kontrol senjata nuklir global.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK