Fakta Nasional

Hubungan Serangan Sekolah di Rusia dengan Insiden Jakarta

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan temuan mengejutkan terkait aksi penikaman di sebuah sekolah di wilayah Moskow, Rusia. Dilansir pada 8 Januari 2026, pelaku remaja berinisial MN (15) diduga kuat terinspirasi oleh a…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 08 January 2026 📖 1 menit
Hubungan Serangan Sekolah di Rusia dengan Insiden Jakarta
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Polisi Aswin Siregar saat konferensi pers. Foto : Istimewa
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan temuan mengejutkan terkait aksi penikaman di sebuah sekolah di wilayah Moskow, Rusia.

Dilansir pada 8 Januari 2026, pelaku remaja berinisial MN (15) diduga kuat terinspirasi oleh aksi kekerasan serupa yang terjadi di Indonesia.

Hal ini menunjukkan betapa cepatnya ideologi ekstrem menyebar melalui komunitas digital global tanpa hambatan batas negara.

Dalam investigasi ditemukan bukti berupa tulisan "Jakarta Bombing 2025" pada gagang senjata yang digunakan pelaku di Rusia. Pesan tersebut merujuk pada insiden ledakan tragis di SMAN 72 Jakarta yang terjadi pada November 2025 lalu.

Pelaku sempat mengunggah foto senjata tersebut ke komunitas daring bertema kriminal (True Crime Community) sebelum melakukan aksinya yang menelan korban jiwa.

Fenomena ini menjadi peringatan keras bagi pihak keamanan mengenai risiko anak-anak yang terpapar konten kekerasan ekstrem. Insiden di SMAN 72 Jakarta sendiri telah melukai puluhan pelajar dan memberikan dampak psikologis yang mendalam.

Kerja sama internasional antar lembaga intelijen kini semakin diperketat untuk memantau pergerakan komunitas daring yang berpotensi memicu aksi terorisme maupun kekerasan oleh individu di bawah umur.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK