Intelijen Iran Berduka: Menteri Esmail Khatib Tewas dalam Serangan
FAKTANASIONAL.NET - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, secara resmi mengonfirmasi kematian Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib. Dalam pernyataan resminya pada Rabu, 18 Maret 2026, Pezeshkian menyebut insiden tersebut sebagai pembunuhan pengecut yan…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, secara resmi mengonfirmasi kematian Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib.
Dalam pernyataan resminya pada Rabu, 18 Maret 2026, Pezeshkian menyebut insiden tersebut sebagai pembunuhan pengecut yang meninggalkan duka mendalam bagi negara. Khatib dilaporkan tewas dalam sebuah serangan udara yang menyasar Teheran.
Kematian Khatib menambah daftar panjang jajaran elit keamanan Iran yang gugur dalam beberapa pekan terakhir, menyusul tewasnya tokoh-tokoh penting lainnya dalam operasi militer udara.
Sejak pecahnya konflik besar pada akhir Februari, upaya pelemahan struktur kepemimpinan di Iran terus meningkat. Selain Khatib, nama-nama besar seperti Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani juga dilaporkan telah "dieliminasi".
Otoritas terkait menyatakan bahwa operasi ini dilakukan untuk menutup lingkaran intelijen terhadap pejabat senior tanpa perlu persetujuan tambahan di setiap langkahnya.
Kabar ini menuai reaksi beragam dari warga di Teheran. Sebagian masyarakat merasa bahwa hilangnya tokoh kunci intelijen mungkin akan mengubah peta kekuatan dalam negeri, terutama terkait penanganan aksi protes.
Meski pemerintah Iran menegaskan bahwa perjuangan akan tetap berlanjut, kematian Khatib dianggap sebagai pukulan telak bagi stabilitas internal rezim di tengah gempuran serangan eksternal yang masif.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.