Fakta Nasional

Iran Desak NATO Tak Bantu AS, Bulgaria dan Siprus Dapat Peringatan Keras dari Teheran

FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat. Kali ini, Teheran melayangkan peringatan diplomatik kepada sejumlah negara anggota NATO yang dinilai memberikan dukungan logistik bagi operasi militer Washington,…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 01 August 2026 📖 1 menit
Iran Desak NATO Tak Bantu AS, Bulgaria dan Siprus Dapat Peringatan Keras dari Teheran
Iran Desak NATO Tak Bantu AS, Bulgaria dan Siprus Dapat Peringatan Keras dari Teheran/(Pixabay)

FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat.

Kali ini, Teheran melayangkan peringatan diplomatik kepada sejumlah negara anggota NATO yang dinilai memberikan dukungan logistik bagi operasi militer Washington, termasuk Bulgaria dan Siprus.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (31/7/2026), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Bulgaria Velislava Petrova-Chamova.

Dalam percakapan tersebut, Araqchi menyatakan keberatan atas keputusan Bulgaria yang mengizinkan pesawat militer AS menggunakan Pangkalan Udara Bezmer.

Menurut Araqchi, langkah tersebut sama saja dengan memfasilitasi aksi militer terhadap Iran. Ia menegaskan keputusan Sofia bertentangan dengan hubungan persahabatan yang telah terjalin antara kedua negara.

Iran juga mengingatkan bahwa negara yang mengizinkan wilayahnya dipakai sebagai basis operasi militer AS terhadap Teheran berpotensi menghadapi konsekuensi.

Parlemen Bulgaria sebelumnya menyetujui penempatan sementara hingga delapan pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135 milik AS beserta sekitar 250 personel militer di Pangkalan Udara Bezmer.

Namun, pemerintah Bulgaria menegaskan tidak ada senjata ofensif yang ditempatkan di pangkalan tersebut. Sofia juga menyatakan keputusan itu tidak menjadikan negaranya sebagai pihak yang terlibat dalam operasi militer.

Selain Bulgaria, Araqchi turut menghubungi Menteri Luar Negeri Siprus Constantinos Kombos.

Ia meminta agar pangkalan militer asing di wilayah Siprus tidak dimanfaatkan sebagai titik peluncuran operasi militer terhadap Iran.

Siprus diketahui menjadi lokasi dua pangkalan militer Inggris, termasuk RAF Akrotiri, yang sempat diserang drone Iran pada awal Maret setelah serangan Israel dan AS terhadap Iran.

Pada fase awal konflik, Inggris sempat mengizinkan AS memanfaatkan fasilitas militernya untuk mendukung operasi pertahanan menghadapi rudal Iran.

Meski demikian, London kemudian menegaskan bahwa RAF Akrotiri tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut.

Pemerintahan baru Inggris tetap mempertahankan kerja sama pertahanan dengan AS pada Juli. Kebijakan itu memicu peringatan dari Garda Revolusi Iran yang meminta London tidak memfasilitasi operasi militer Washington.

Langkah terbaru Teheran dinilai sebagai upaya meningkatkan tekanan diplomatik terhadap negara-negara NATO yang mendukung aktivitas militer AS di tengah konflik yang masih berlangsung.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK