Iran Kembali Lancarkan Serangan ke Bahrain dan Kuwait, Rudal serta Drone Berhasil Dicegat
FAKTANASIONAL.NET – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah militer Iran melancarkan serangan terbaru yang mengarah ke Bahrain dan Kuwait. Serangan menggunakan rudal serta pesawat nirawak (drone) itu memicu respons cepat dari ke…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah militer Iran melancarkan serangan terbaru yang mengarah ke Bahrain dan Kuwait.
Serangan menggunakan rudal serta pesawat nirawak (drone) itu memicu respons cepat dari kedua negara dengan mengaktifkan sistem pertahanan udara dan mengeluarkan peringatan kepada masyarakat.
Pemerintah Bahrain menyebut serangan tersebut sebagai bagian dari aksi permusuhan yang terus dilakukan Iran terhadap negaranya.
Dikutip redaksi dari detikNews, pada 22 Juli 2026, pernyataan Komando Umum Angkatan Pertahanan Bahrain menyebutkan, "Iran terus melanjutkan pendekatan permusuhan yang sistematis melalui serangan-serangan kriminal yang menargetkan warga sipil di Kerajaan Bahrain."
Otoritas Bahrain memastikan sistem pertahanan udaranya berhasil mendeteksi sekaligus menggagalkan ancaman tersebut sebelum mencapai sasaran.
Selain Bahrain, serangan udara juga dilaporkan terjadi di wilayah Kuwait. Angkatan bersenjata Kuwait menyatakan tengah menghadapi ancaman rudal dan drone yang datang dari pihak musuh.
Meski demikian, otoritas setempat tidak secara langsung menyebut asal serangan tersebut dalam pernyataan resminya.
Kementerian Pertahanan Kuwait menyampaikan, "Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang mencegat serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) musuh sebagai bagian dari agresi keji Iran."
Di tengah situasi yang memanas, suara sirene peringatan terdengar di berbagai wilayah Bahrain dan Kuwait. Pemerintah kedua negara juga mengimbau masyarakat agar segera menuju lokasi perlindungan atau tempat aman terdekat sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan serangan lanjutan.
Perkembangan terbaru ini semakin memperlihatkan meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Aparat keamanan di Bahrain dan Kuwait masih berada dalam kondisi siaga penuh sembari terus memantau potensi ancaman berikutnya dan memperkuat sistem pertahanan udara guna melindungi wilayah serta keselamatan warga sipil.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.