Fakta Nasional

Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas

FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan di kawasan Teluk Persia kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyerang dua kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz pada Jumat, 31 Juli 2026. Jalur pelayaran strategis tersebut sel…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 01 August 2026 📖 1 menit
Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas
Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas/Foto: AFP)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan di kawasan Teluk Persia kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyerang dua kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz pada Jumat, 31 Juli 2026.

Jalur pelayaran strategis tersebut selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak dan gas dunia, sekaligus titik persaingan pengaruh antara Iran dan Amerika Serikat.

Dikutip dari detikcom, Jumat (31/7/2026), IRGC menyatakan kedua kapal tanker itu mencoba melintasi Selat Hormuz dengan pengawalan udara militer Amerika Serikat melalui jalur yang tidak diakui oleh Teheran.

Hingga kini, Iran tidak mengungkap identitas maupun asal negara kapal yang menjadi sasaran.

Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan, "Kapal-kapal tanker minyak yang tidak mematuhi aturan... telah diserang dan dipaksa berhenti, sementara empat kapal tanker minyak lainnya dengan cepat mengubah arah dan kembali ke posisi mereka sebelumnya."

Menurut Iran, kapal-kapal tersebut menggunakan rute alternatif yang didukung Washington, berbeda dengan jalur navigasi resmi yang ditetapkan pemerintah Iran di dekat wilayah pesisirnya.

Konflik di Selat Hormuz terus memburuk seiring perang yang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir.

Washington menuntut kebebasan navigasi internasional di kawasan tersebut, sedangkan Teheran bersikeras seluruh kapal wajib mengikuti mekanisme pelayaran yang mereka kelola, termasuk memperoleh izin serta membayar biaya transit.

Sehari sebelumnya atau Kamis (30/7/2026), IRGC juga melakukan operasi serupa yang menyebabkan dua kapal tanker berbalik arah setelah salah satunya terbakar.

Pada hari yang sama, Jumat (31/7/2026), militer Iran turut mengumumkan serangan drone terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Pangkalan Udara Ahmad al-Jaber, Kuwait.

Iran menyebut serangan itu merupakan "tanggapan atas agresi baru-baru ini oleh militer AS yang teroris terhadap negara kami dan serangan brutalnya terhadap sebuah rumah tinggal di Pulau Qeshm."[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK