Fakta Nasional

IRGC Peringatkan AS: Ancaman Balasan “Lebih Menghancurkan”

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Selasa (24/6/2025) memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tak lagi melancarkan serangan, atau menghadapi balasan yang “lebih menghancurkan”. Pernyataan keras ini diungkapkan Komand…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 June 2025 📖 1 menit
IRGC Peringatkan AS: Ancaman Balasan “Lebih Menghancurkan”
Foto/X/@xahidcreator

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Selasa (24/6/2025) memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tak lagi melancarkan serangan, atau menghadapi balasan yang “lebih menghancurkan”.

Pernyataan keras ini diungkapkan Komandan Mohammad Pakpour melalui televisi pemerintah, menegaskan kesiapan Iran untuk merespons agresi dengan efek yang tak kalah dahsyat.

“Kami memperingatkan presiden Amerika yang bodoh dan tolol… bahwa jika agresi terhadap Republik Islam Iran terulang, ia akan menerima balasan yang lebih menghancurkan,” ujar Pakpour.

Nada ancaman ini muncul usai Presiden AS Donald Trump secara tiba-tiba mengumumkan rencana gencatan senjata antara Israel dan Iran melalui akun Truth Social. Pakpour menilai langkah tersebut tak lebih dari retorika sementara, dan Iran tetap siap menggunakan kekuatan militer demi membela kedaulatan.

Narasi Gencatan Senjata dan Tanggapan AS
Trump menulis bahwa gencatan senjata 12 jam akan dimulai dalam enam jam pasca pengumuman, dan perang “12 hari” dinyatakan berakhir. Namun skema ini dipertanyakan banyak pihak, termasuk IRGC, yang menilai kesepakatan semu dan tak mencegah potensi serangan berikutnya.

Di pihak AS, sejauh ini belum ada respon resmi atas peringatan IRGC. Pasar dan analis menilai, jika ancaman Iran benar-benar diuji, Washington kemungkinan akan menanggapinya lewat demontrasi kekuatan militer di kawasan.

Ketegangan yang terus berulang antara kedua negara membuat gencatan senjata sulit bertahan. Bagaimana pun, peringatan IRGC menandai babak baru dalam dinamika konflik, di mana keseimbangan kekuatan dan diplomasi akan diuji demi mencegah eskalasi yang lebih besar.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK