Fakta Nasional

Israel Bangun Pos Militer Permanen di Lebanon Selatan

FAKTANASIONAL.NET - Militer Israel dilaporkan mulai mendirikan jaringan pos militer permanen di wilayah Lebanon selatan. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkokoh pijakan mereka di wilayah pendudukan, di tengah situasi keamanan yang masih dinami…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 17 July 2026 📖 1 menit
Israel Bangun Pos Militer Permanen di Lebanon Selatan
Israel Bangun Pos Militer Permanen di Lebanon Selatan/(foto: Anadolu)

FAKTANASIONAL.NET - Militer Israel dilaporkan mulai mendirikan jaringan pos militer permanen di wilayah Lebanon selatan.

Langkah ini diambil sebagai upaya memperkokoh pijakan mereka di wilayah pendudukan, di tengah situasi keamanan yang masih dinamis.

Dilansir dari metrotv, dari laporan harian Israel Maariv via Anadolu (17/7/2026), lokasi pasti dari pembangunan pos-pos tersebut hingga kini masih dirahasiakan oleh pihak terkait.

Tindakan ini terungkap hanya berselang sehari setelah perwakilan Lebanon dan Israel menyepakati kerangka kerja penarikan pasukan dari dua zona percontohan dalam perundingan di Roma.

Pembangunan struktur tetap ini dikhawatirkan memicu kerenggangan diplomatik antara Tel Aviv dan Washington. Presiden AS, Donald Trump, diketahui terus mendorong percepatan penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon dan Suriah sebagai bagian dari visi stabilitas kawasan yang lebih komprehensif.

Perjanjian yang dimediasi Amerika Serikat pada 26 Juni lalu sebenarnya telah mengatur mekanisme penarikan bertahap pasukan Israel.

Namun, kesepakatan tersebut belum memuat jadwal waktu yang spesifik. Proses penarikan sangat bergantung pada kesiapan militer Lebanon dalam mengambil alih tanggung jawab keamanan penuh, serta keberhasilan pelucutan senjata kelompok bersenjata seperti Hizbullah di zona yang ditinggalkan.

Hingga saat ini, Israel masih mempertahankan kehadiran militernya di sejumlah titik di Lebanon selatan, baik wilayah yang telah diduduki selama puluhan tahun maupun area yang dikuasai selama konflik 2023–2024.

Pembangunan infrastruktur permanen ini kini menjadi sorotan tajam karena dianggap kontraproduktif dengan upaya diplomatik yang tengah diusahakan berbagai pihak untuk mengakhiri pendudukan militer di wilayah tersebut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK