Fakta Nasional

Jaringan Listrik Nasional Kuba Kolaps, Warga Hadapi Krisis Energi Parah

FAKTANASIONAL.NET - Kuba kembali dihantam krisis kelistrikan hebat setelah jaringan utama negara tersebut mengalami keruntuhan total pada Senin (6/7/2026). Insiden ini menjadi catatan kelam kedelapan kalinya sejak Oktober 2025, yang memaksa pemerint…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 09 July 2026 📖 1 menit
Jaringan Listrik Nasional Kuba Kolaps, Warga Hadapi Krisis Energi Parah
Jaringan Listrik Nasional Kuba Kolaps, Warga Hadapi Krisis Energi Parah/(Pixabay)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Kuba kembali dihantam krisis kelistrikan hebat setelah jaringan utama negara tersebut mengalami keruntuhan total pada Senin (6/7/2026).

Insiden ini menjadi catatan kelam kedelapan kalinya sejak Oktober 2025, yang memaksa pemerintah berjuang memulihkan pasokan secara bertahap, meski baru mencakup fasilitas vital seperti rumah sakit.

Penyebab pasti kolapsnya sistem ini belum dirilis resmi, namun kondisi diperparah oleh infrastruktur yang menua dan sulitnya akses bahan bakar akibat tekanan sanksi Amerika Serikat.

Langkah AS menekan Meksiko dan melarang pengiriman minyak dari Venezuela membuat distribusi energi di pulau Karibia ini nyaris lumpuh total, memicu pemadaman listrik berkepanjangan yang melumpuhkan aktivitas warga.

Di tengah suhu musim panas yang ekstrem, warga Havana terpaksa bertahan hidup tanpa aliran listrik dan komunikasi. "Panasnya, nyamuknya, semuanya benar-benar tidak tertahankan," ujar Omar Ortega (60), salah satu warga yang frustrasi dengan kondisi tersebut.

Bagi rakyat Kuba, krisis ini bukan lagi soal kebijakan politik luar negeri, melainkan perjuangan hidup praktis di tengah keterbatasan obat-obatan dan pasokan kebutuhan dasar yang kian menipis akibat krisis energi yang belum kunjung usai.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK