Fakta Nasional

Jepang Kerahkan Rudal Antipesawat ke Pulau Yonaguni di Tengah Ketegangan China-Taiwan

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Jepang berencana menyebarkan rudal antipesawat ke Pulau Yonaguni, wilayah terdekatnya dengan Taiwan, sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan nasional. Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menegaskan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 25 November 2025 📖 1 menit
Jepang Kerahkan Rudal Antipesawat ke Pulau Yonaguni di Tengah Ketegangan China-Taiwan
Ketegangan Jepang-China Memanas: Insiden Drone dan Kontroversi Komentar PM Takaichi/(pixabay)
) -->

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Jepang berencana menyebarkan rudal antipesawat ke Pulau Yonaguni, wilayah terdekatnya dengan Taiwan, sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan nasional. Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko serangan bersenjata terhadap Jepang, dan bukan merupakan upaya eskalasi ketegangan regional. Yonaguni hanya berjarak sekitar 110 kilometer di sebelah timur Taiwan, menjadikannya lokasi strategis.

Peningkatan Kemampuan Pencegahan dan Kerja Sama AS

Rudal pertahanan udara jarak menengah akan ditempatkan di pulau tersebut. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Koizumi juga mengunjungi pangkalan militer di Ishigaki dan Miyako. Selain itu, Yonaguni saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas radar pengintai dan unit perang elektronik. Dalam dialog dengan Wali Kota setempat, Koizumi menekankan perlunya Jepang meningkatkan kemampuan pencegahan dengan memperkuat pertahanan dan memperdalam kerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS).

Reaksi China dan Peningkatan Konflik Bilateral

Rencana pengerahan rudal ini muncul setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan Tokyo dapat mengerahkan pasukan jika konflik di Taiwan menimbulkan ancaman eksistensial bagi Jepang. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Beijing, yang memanggil duta besar Jepang dan mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Jepang. China, yang menganggap Taiwan sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayahnya, menegaskan bahwa mereka tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan. Konflik ini menandai salah satu krisis terbesar dalam hubungan bilateral kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK