Fakta Nasional

Jerman Kecam Pencaplokan Tepi Barat dan Desak Israel Segera Bertindak

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Jerman melayangkan kritik keras terhadap tindakan pencaplokan dan pembangunan permukiman ilegal yang terus dilakukan oleh para pemukim Israel di Tepi Barat, Palestina. Dalam sebuah konferensi pers pada Jumat (10/7), Me…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 14 July 2026 📖 1 menit
Jerman Kecam Pencaplokan Tepi Barat dan Desak Israel Segera Bertindak
Jerman Kecam Pencaplokan Tepi Barat dan Desak Israel Segera Bertindak/(RUERETES)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Jerman melayangkan kritik keras terhadap tindakan pencaplokan dan pembangunan permukiman ilegal yang terus dilakukan oleh para pemukim Israel di Tepi Barat, Palestina.

Dalam sebuah konferensi pers pada Jumat (10/7), Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, menegaskan kembali posisi konsisten negaranya yang menolak segala bentuk aneksasi sepihak.

"Secara khusus, segala bentuk kekerasan pemukim tidak dapat diterima. Kami berharap pemerintah Israel mengambil langkah tegas terhadap hal itu," tegas Wadephul sebagaimana dikutip oleh Middle East Monitor.

Ia menekankan bahwa hukum internasional adalah prinsip utama yang harus dijunjung tinggi oleh semua pihak.

Jerman juga telah mengambil langkah konkret berupa sanksi terhadap organisasi pemukim radikal yang terlibat dalam kekerasan.

Meski demikian, Wadephul menekankan pentingnya menjaga kanal dialog dengan Israel untuk menciptakan kondisi yang mendukung kemajuan di bidang lain yang mendesak, seperti negosiasi Israel-Lebanon dan isu krusial di Jalur Gaza.

Situasi di Gaza juga menjadi perhatian utama dalam pernyataan tersebut. Jerman mendesak Israel untuk tidak membatasi akses kemanusiaan dan mengizinkan lebih banyak bantuan masuk ke wilayah Palestina.

Lebih lanjut, Wadephul menyerukan percepatan upaya untuk membongkar struktur kekuasaan Hamas dan menyerahkan tanggung jawab pemerintahan Gaza secara bertahap kepada otoritas Palestina yang akan dibentuk.

Agresi Israel yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang masif, dengan lebih dari 73.000 warga Palestina tewas dan jutaan orang mengungsi.

Meskipun komunitas internasional telah berulang kali mengecam pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat, pihak Tel Aviv dinilai masih abai terhadap tekanan tersebut.

Jerman pun menegaskan komitmennya untuk meninjau kembali situasi secara berkala guna memastikan upaya perdamaian tetap berjalan meski tantangan di lapangan sangat berat.

Bagi Berlin, solusi di Gaza dan masa depan Tepi Barat sudah tertunda terlalu lama untuk dibiarkan terus berlarut-larut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK