Jerman Tarik Dua Kapal Perang dari Dekat Selat Hormuz, Situasi Timur Tengah Dinilai Belum Aman
FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah membuat Jerman memutuskan menarik dua kapal Angkatan Lautnya dari wilayah dekat Selat Hormuz. Langkah tersebut dilakukan setelah Berlin menilai kondisi keamanan belum memu…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah membuat Jerman memutuskan menarik dua kapal Angkatan Lautnya dari wilayah dekat Selat Hormuz.
Langkah tersebut dilakukan setelah Berlin menilai kondisi keamanan belum memungkinkan untuk mendukung misi internasional di jalur pelayaran strategis tersebut.
Pemerintah Jerman mengalihkan kapal penyapu ranjau Fulda dan kapal pendukung Mosel dari Djibouti menuju kawasan timur Laut Mediterania.
Keputusan itu diambil atas instruksi Kementerian Pertahanan Jerman, sebagaimana dikutip dari Pars Today, Jumat (25/7).
Mengutip laporan Defense News melalui IRNA, kedua kapal tersebut sebelumnya disiagakan selama beberapa pekan untuk mengantisipasi kemungkinan keterlibatan dalam misi multinasional yang bertujuan menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Penempatan itu dilakukan setelah meningkatnya ketegangan akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Namun, Kementerian Pertahanan Jerman menilai kembali memanasnya konfrontasi langsung antara Iran dan Amerika Serikat membuat peluang terciptanya kondisi aman bagi pelaksanaan misi tersebut semakin kecil.
Pemerintah Jerman menegaskan pengalihan kedua kapal dilakukan melalui koordinasi dengan para mitra internasional.
Fulda dan Mosel akan tetap berada dalam status siaga di Laut Mediterania hingga ada keputusan lanjutan, termasuk kemungkinan kembali ke pangkalan asal dengan pengawalan kapal perusak yang memiliki sistem pertahanan udara.
Sementara itu, peneliti Royal Swedish Academy of Naval Sciences, Sebastian Bruns, menilai keputusan tersebut berpotensi dipandang Presiden AS Donald Trump sebagai tanda berkurangnya komitmen Jerman di kawasan.
Meski demikian, ia mengatakan negara-negara Eropa kemungkinan memahami langkah Berlin karena kebijakan Washington terhadap konflik dengan Iran masih dinilai belum memberikan kepastian. Pernyataan itu dikutip dari Pars Today.
Bruns juga menyebut pengerahan unit militer tanpa kepastian situasi keamanan cenderung bernuansa simbolis dan lebih bersifat politis.
Kendati demikian, Kementerian Pertahanan Jerman menegaskan Fulda dan Mosel tetap siap diterjunkan apabila kondisi keamanan di Selat Hormuz dinilai telah stabil untuk mendukung misi internasional di masa mendatang.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.