Fakta Nasional

Kapolda Kalbar Belum Sertijab, Ada Apa?

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET - Jejak digital kedekatan mantan Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto dengan Aseng, cukong bauksit dan emas ilegal, beredar luas dan memicu spekulasi publik terkait belum dilaksanakannya serah terima jabatan (sertijab), m…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Natash Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 30 May 2026 📖 2 menit
Kapolda Kalbar Belum Sertijab, Ada Apa?
Irjen Pol Pipit Rismanto. (Dok. Ist)

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET - Jejak digital kedekatan mantan Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto dengan Aseng, cukong bauksit dan emas ilegal, beredar luas dan memicu spekulasi publik terkait belum dilaksanakannya serah terima jabatan (sertijab), meski Telegram Rahasia (TR) Kapolri telah terbit pada 7 Mei 2026.

Di internal Kepolisian, TR Kapolri lazim menjadi dasar administratif pergantian pejabat. Mengacu Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2012, sertijab semestinya dilaksanakan paling lambat 14 hari setelah TR diterbitkan. Namun hingga akhir Mei 2026, pergantian Kapolda Kalimantan Barat dari Irjen Pipit Rismanto kepada Irjen Albert Tedy Sianipar belum juga terlaksana.

[caption id="attachment_54485" align="aligncenter" width="1224"]Irjen Albert Teddy Sianipar Irjen Albert Teddy Sianipar. (Dok. Ist)[/caption]

Keterlambatan ini memunculkan berbagai spekulasi. Di satu sisi, disebut-sebut ada faktor administratif di tingkat pusat. Sejumlah sumber menyebut, untuk jabatan kapolda di wilayah strategis, terutama di Pulau Jawa, dibutuhkan persetujuan Presiden. Pipit sendiri dikabarkan akan bergeser ke salah satu posisi kapolda di Jawa, sehingga proses sertijab menunggu restu tersebut.

Baca Juga: Daftar Permasalahan Kompol YN yang Terafiliasi Geng Aseng Kini Diperiksa Irwasum Mabes Polri?

Namun di sisi lain, selama ini beredar luas foto dan rekaman yang menunjukkan kedekatan Pipit dengan Aseng, pengusaha yang kerap dikaitkan dengan aktivitas pertambangan ilegal bauksit dan emas di Kalimantan Barat. Aseng sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam perkara dugaan pertambangan bauksit ilegal di Kalimantan Barat. Kedekatan itu tampak dalam sejumlah kegiatan publik yang banyak beredar di media sosial, termasuk ajang olahraga seperti Proliga 2024 hingga 2026 serta turnamen bola voli Asia (AVC).

Dokumentasi tersebut, yang beredar di berbagai platform digital, memperkuat persepsi adanya relasi nonformal antara pejabat kepolisian dengan pelaku usaha yang diduga berada di lingkaran aktivitas ilegal. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai konteks maupun hubungan tersebut.

Situasi ini memunculkan spekulasi liar ditengah masyarakat, apakah keterlambatan sertijab murni persoalan administratif, atau berkaitan dengan isu lain yang lebih sensitif.

Irjen Pol Pipit Rismanto sendiri menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat sejak 27 Maret 2023. Hingga pertengahan Mei 2026, masa tugasnya telah melampaui tiga tahun, durasi yang relatif panjang untuk ukuran jabatan kapolda. Dalam beberapa tahun terakhir, rotasi di level ini umumnya berlangsung lebih cepat, seiring dinamika organisasi dan kebutuhan penyegaran di tubuh Polri.

Baca Juga: Jejak Kompol YN Terlibat Mafia Tambang dan Emas Ilegal Aseng di Kalbar
Minimnya penjelasan resmi membuat ruang spekulasi kian terbuka. Di tengah sorotan terhadap praktik pertambangan ilegal di Kalimantan Barat, transparansi dalam proses pergantian pejabat publik menjadi krusial untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto serta Kabid Humas Polda Kalimantan Barat belum mendapat respons (Jumat, 29 Mei 2026).

(Tim)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK