Daftar Permasalahan Kompol YN yang Terafiliasi Geng Aseng Kini Diperiksa Irwasum Mabes Polri?

Ilustrasi - Rekam jejak Kompol YN (Kasubdit 1 Indagsi Polda Kalbar) kini diujung tanduk setelah tim Irwasum Mabes Polri turun tangan memeriksa dirinya terkait dugaan backing mafia tambang ilegal Aseng, rekayasa kasus, hingga mandeknya penanganan kasus oli palsu selama setahun terakhir. (Dok. Ist)

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Kini satu persatu kasus Kompol YN Kasubdit 1 Indagsi Polda Kalbar mulai terungkap, setelah penanganan kasus oli palsu yang merugikan masyarakat dinilai tak kunjung tuntas. Bahkan empat kali upaya kriminalisasi terhadap CEO faktakalbar diduga juga dilakukan Kompol YN, atas permintaan Aseng cukong bauksit dan emas ilegal di Kalbar.

Akibat faktakalbar konsisten memberitakan Aseng mafia tambang bauksit ilegal dan cukong emas ilegal, dengan gaya jurnalis investigasi, empat kali CEO faktakalbar dilaporkan ke Polda Kalbar. Ini adalah cara kriminalisasi dan serangan berbagai upaya dari geng Aseng bos bauksit dan emas ilegal.

Baca Juga: Sang Elang, Penguasa Tambang Bauksit Kalbar Dibeking Bintang

Andi Way CEO Media Fakta Group / fakta kalbar menuturkan,” saya selama setahun ini kerap mendapatkan intimidasi berbagai macam kelompok, tokoh-tokoh dan aparat yang merupakan bagian sistem mafia Aseng cukong bauksit ilegal dan emas ilegal di Kalbar. Bahkan saya juga pernah diancam aseng melalui preman-premannya akan membunuh saya, bila terus memberitakan Aseng. Tapi fakta kalbar tidak bergeming sedikit pun.”

Sejak awal geng Aseng mencoba kriminalisasi menggunakan laporan polisi sebagai “nilai tawar” agar fakta kalbar berhenti memberitakan bauksit ilegal dan emas ilegal Aseng.

Ilustrasi – Selain diterpa isu keterlibatan mafia tambang, Kompol YN juga disorot tajam karena kasus oli palsu dengan tersangka EC tak kunjung dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Kalbar setelah berjalan hampir satu tahun. Muncul dugaan adanya praktik lobi di balik bebas berkeliarannya tersangka. (Dok.Ist)

Namun hal tersebut tak membuat gentar fakta kalbar.id tetap menyajikan berita BERNYALI KRITIS DAN BERINTEGRITAS BERBASIS FAKTA. Sehingga jaringan bauksit ilegal dan emas ilegal geng Aseng digulung Kejaksaan Agung 21 Mei 2026.

” Ironinya, sebelumnya oknum polisi dan tokoh tokoh juga ikut melakukan intimidasi secara psikologis agar saya bersedia berdamai dengan cukong Aseng. Bahkan terakhir sebulan yang lalu, Kapolresta Pontianak Kombes Endang Tri Purwanto, meminta saya berdamai dengan Aseng, setelah sebelumnya Aseng melaporkan saya ke Polresta Pontianak,” lirih Andi Way.

Selain itu Aseng juga menggunakan tiga buah laporan polisi di Polda Kalbar terhadap Andi Way dengan tujuan menghentikan pemberitaan pemberitaan fakta kalbar soal kegiatan mafia Aseng baukait dan emas ilegal.

Kompol YN yang disinyalir terseret geng Aseng juga diduga mendapat permintaan Aseng melakukan kriminalisasi terhadap fakta kalbar.id. Dimana CEO fakta kalbar menjadi terlapor di Polda Kalbar dengan kasus-kasus yang terkesan mengada ada selama 1tahun ini.

Selain itu kasus oli palsu dengan tersangka berinisial EC, yang telah berjalan hampir satu tahun di bawah kepemimpinan Kompol YN, hingga kini belum juga dilimpahkan ke Kejaksan Tinggi Kalbar. Mirisnya, tersangka disebut masih bebas berkeliaran tanpa kejelasan proses hukumnya.