Kebakaran Hutan Italia Diduga Sengaja Dipicu dengan Kucing, Modus Keji Ini Bikin Geger
FAKTANASIONAL.NET - Penyelidikan awal atas kebakaran hutan yang melanda Italia mengungkap dugaan praktik keji yang digunakan untuk memicu api. Aparat menduga pelaku mengikat kain mudah terbakar pada ekor kucing liar, kemudian membakarnya sebelum hew…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Penyelidikan awal atas kebakaran hutan yang melanda Italia mengungkap dugaan praktik keji yang digunakan untuk memicu api.
Aparat menduga pelaku mengikat kain mudah terbakar pada ekor kucing liar, kemudian membakarnya sebelum hewan tersebut dilepaskan ke kawasan hutan.
Kebakaran yang menghanguskan sebagian besar kawasan Taman Nasional Pollino di Calabria, Italia selatan, telah berlangsung selama sepekan terakhir.
Di lokasi kejadian, tim investigasi menemukan bangkai kucing yang hangus terbakar, disertai lilin dan alat pemantik api bertunda (delayed ignition devices), yang diduga digunakan untuk memulai kebakaran.
Domenico Costarella dari Badan Perlindungan Sipil Calabria mengatakan hewan-hewan tersebut dilepaskan ke lahan sehingga berlari ke berbagai arah dan mempercepat penyebaran api.
Ia menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan yang sangat tidak berperikemanusiaan. Pernyataan itu dikutip dari The Telegraph melalui CNN Indonesia.
Sebagai respons, Asosiasi Perlindungan Hewan Italia menawarkan hadiah sebesar €1.000 atau sekitar Rp20 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi mengenai pelaku.
Penggunaan hewan untuk memicu kebakaran bukan pertama kali terjadi di Italia. Pada 2016, kelompok yang dikaitkan dengan Mafia diduga memakai cara serupa dalam kebakaran di Taman Regional Nebrodi, Sisilia.
Setahun berselang, kelompok Camorra juga dituduh menggunakan metode serupa hingga memicu evakuasi warga di lereng Gunung Vesuvius.
Peneliti Lauren Pearson, dikutip dari CNN pada tahun lalu, menyebut aksi pembakaran itu diduga menjadi bagian dari strategi perampasan lahan, yakni membakar kawasan agar nilai tanah turun dan lebih mudah dibeli dengan harga murah.
Hingga kini, Calabria mencatat lebih dari 160 titik kebakaran. Di seluruh Italia, lebih dari 11.500 hektare lahan telah terbakar akibat gelombang panas ekstrem. Situasi serupa juga terjadi di Prancis dan Spanyol yang memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Berdasarkan data European Forest Fire Information System (EFFIS), sekitar 250.000 hektare lahan telah terbakar di Eropa sepanjang tahun ini, hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan rata-rata periode 2006–2025.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.