Fakta Nasional

Keberadaan Mojtaba Khamenei di Pemakaman Ayahnya Jadi Misteri

FAKTANASIONAL.NET - Prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, telah dimulai dengan peti jenazah yang dibawa ke Teheran pada Kamis (2/7/2026). Namun, perhatian publik tertuju pada absennya Mojtaba Khamenei, putra sekal…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 04 July 2026 📖 1 menit
Keberadaan Mojtaba Khamenei di Pemakaman Ayahnya Jadi Misteri
Keberadaan Mojtaba Khamenei di Pemakaman Ayahnya Jadi Misteri/(Foto: ANTARA)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, telah dimulai dengan peti jenazah yang dibawa ke Teheran pada Kamis (2/7/2026).

Namun, perhatian publik tertuju pada absennya Mojtaba Khamenei, putra sekaligus penerus Ali Khamenei.

Hingga saat ini, Mojtaba belum pernah muncul di depan publik sejak sang ayah tewas dalam operasi militer gabungan AS-Israel pada Februari 2026 lalu.

BACA JUGA: Kena Protes Buruh, Menkeu Evaluasi Pajak Pencairan Jaminan Hari Tua

Pakar Islam politik dari Universitas Uppsala, Mohammad Fazlhashemi, dalam laporan Sweden Herald, menilai kecil kemungkinan Mojtaba akan muncul karena ancaman keamanan yang sangat tinggi.

Kemunculannya dianggap akan menjadikannya target utama intelijen Amerika Serikat dan Israel.

BACA JUGA: Hot Isu! Irjen Pipit Batal Dilantik Sebagai Kapolda Jabar

Selain ancaman pembunuhan, muncul rumor bahwa Mojtaba mengalami cedera parah pada bagian kaki dan wajah dalam serangan yang menewaskan ayahnya, dilansir dari berbagai sumber.

Kendati demikian, pemerintah Iran tegas membantah rumor kematian Mojtaba dan menyebut laporan tersebut sebagai disinformasi.

Puncak pemakaman dijadwalkan berlangsung di Mashhad pada 9 Juli 2026.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK