Kejar Target Kontraksi, Kementerian PU Rampungkan 222 Infrastruktur Pelayanan Gizi di Wilayah 3T
FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sukses menuntaskan pembangunan fisik 222 infrastruktur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Langkah ini menjadi bagian penting dar…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sukses menuntaskan pembangunan fisik 222 infrastruktur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Langkah ini menjadi bagian penting dari intervensi pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional dan kualitas kesehatan di beranda terdepan Indonesia.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa proyek ratusan titik SPPG 3T tersebut didanai langsung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dalam pelaksanaannya, proses pembangunan dijalankan berdasarkan koordinasi ketat lintas sektoral bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“SPPG (di daerah) 3T kita sudah kerjakan sekitar ada 222,” ujar Dody dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Kementerian PU, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
Sempat Berkejaran dengan Target Waktu yang Mepet
Dalam kesempatan tersebut, Dody mengenang jalannya proses konstruksi ratusan SPPG yang sempat diwarnai oleh tantangan kejar target waktu yang sangat ketat di lapangan. Koordinasi intensif terkait aspek penyediaan lahan menjadi kunci utama keberhasilan proyek berkala ini.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan 166 SPPG Polri Serentak dari Tuban
“Kita cuman koordinasi saja, apakah kemudian tanahnya itu bisa segera kita bangun. Kan waktu itu kita dikejar target tuh, dua bulan atau tiga bulan harus selesai,” kenang Dody.
Kendati harus berkejaran dengan durasi pengerjaan yang singkat di tengah tantangan geografis wilayah 3T, Dody memastikan seluruh konstruksi fisik bangunan saat ini telah rampung 100 persen dan berada dalam kondisi siap difungsikan.
Proses Administrasi Serah Terima Aset ke Badan Gizi Nasional
Saat ini, Kementerian PU tengah mematangkan seluruh kelengkapan proses administrasi agar aset-aset penunjang pelayanan gizi masyarakat tersebut bisa segera dioperasikan secara legal dan optimal.
Dokumen pelaporan kini memasuki tahap finalisasi untuk diserahkan kepada pihak pengguna anggaran utama.
Dody mengonfirmasi bahwa saat ini proses administrasi serah terima aset dengan pihak BGN sedang berjalan intensif.
Sebelum pemanfaatan dimulai, Kepala BGN dijadwalkan melakukan peninjauan sampling untuk memastikan kesesuaian mutu hasil pembangunan di lapangan sebelum menerima penyerahan aset tersebut secara utuh dari Kementerian PU.
Baca Juga: Prabowo Resmi Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Netizen: Hentikan Program MBG dan KMP
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.