Fakta Nasional

Ketegangan Memuncak! Trump Beri Deadline Iran Soal Selat Hormuz

FAKTANASIONAL.NET - Dunia kembali berada di ambang krisis besar setelah Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terhadap Iran. Trump menyatakan bahwa "seluruh peradaban bisa hancur malam ini" jika kesepakatan mengenai pembukaan kembali Selat Horm…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 08 April 2026 📖 1 menit
Ketegangan Memuncak! Trump Beri Deadline Iran Soal Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Getty Images via AFP/ANDREW HARNIK

FAKTANASIONAL.NET - Dunia kembali berada di ambang krisis besar setelah Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terhadap Iran.

Trump menyatakan bahwa "seluruh peradaban bisa hancur malam ini" jika kesepakatan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz tidak segera tercapai.

Selat ini merupakan jalur vital perdagangan minyak dunia yang saat ini sedang dalam kondisi terjepit akibat konflik militer yang memanas.

Hingga Selasa 7 April pukul 20.00 EDT, Amerika Serikat terus menekan Iran dengan batas waktu yang sangat sempit. Sebagai bentuk gertakan nyata, militer AS telah melancarkan serangan udara ke target militer di Pulau Kharg, terminal ekspor minyak utama Iran.

Meskipun serangan dilakukan, Wakil Presiden JD Vance di Budapest menyebutkan bahwa AS masih memiliki "alat" lain yang belum digunakan untuk meredam ambisi militer Iran.

Kondisi di lapangan semakin kacau setelah media pemerintah Iran melaporkan adanya korban jiwa akibat serangan di jembatan wilayah Kashan.

Di sisi lain, Israel telah memperingatkan warga Iran untuk menjauhi transportasi umum demi keamanan mereka. Ketegangan ini diperparah dengan laporan dari beberapa negara Teluk yang menyebutkan adanya serangan rudal susulan dari Iran ke wilayah Israel, menandakan perang terbuka yang semakin sulit dihindari.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK