Fakta Nasional

Khamenei Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Perang Regional Besar

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat. Dalam pidatonya pada Minggu, 1 Februari 2026, Khamenei me…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 02 February 2026 📖 1 menit
Khamenei Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Perang Regional Besar
Khamenei Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Perang Regional Besar/(net)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat.

Dalam pidatonya pada Minggu, 1 Februari 2026, Khamenei menegaskan bahwa setiap agresi militer yang dimulai oleh AS di bawah pemerintahan Donald Trump tidak akan berakhir sebagai konflik lokal, melainkan akan memicu "perang regional" yang luas.

Khamenei menuduh Washington memiliki ambisi tersembunyi untuk menguasai cadangan minyak dan gas bumi Iran. Menurutnya, kehadiran militer AS yang masif di kawasan tersebut adalah bentuk upaya untuk "melahap" kedaulatan Iran.

Ia juga mengaitkan gejolak internal baru-baru ini dengan campur tangan asing, menyebut demonstrasi anarkis sebagai upaya kudeta yang gagal untuk menggulingkan stabilitas negara melalui serangan terhadap fasilitas publik dan rumah ibadah.

Menanggapi ancaman tersebut, Presiden Donald Trump justru menunjukkan sikap santai. Trump menyatakan harapannya agar Iran bersedia duduk di meja perundingan, sembari meragukan klaim kekuatan militer Khamenei.

Di sisi lain, isu kemanusiaan membayangi konflik ini. Meski Teheran mengklaim korban tewas akibat protes mencapai 3.117 orang, pihak PBB dan aktivis HAM mengkhawatirkan angka sebenarnya jauh lebih besar, bahkan diprediksi melampaui 20.000 jiwa akibat tindakan represif aparat.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK