Fakta Nasional

Krisis Energi Global: Kuwait Pangkas Produksi Minyak Akibat Konflik Teluk

FAKTANASIONAL.NET - Kuwait secara resmi mengurangi output minyak dan aktivitas kilangnya setelah jalur pelayaran di Teluk Persia dianggap tidak aman bagi kapal tanker. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya ancaman keamanan dari Iran…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 09 March 2026 📖 1 menit
Krisis Energi Global: Kuwait Pangkas Produksi Minyak Akibat Konflik Teluk
Harga minyak mentah Brent dilaporkan anjlok kembali ke level sebelum konflik di kisaran 72 dolar AS per barel akibat melimpahnya pasokan dan penurunan permintaan dari China./(Ilustrasi/@pixabay)

FAKTANASIONAL.NET - Kuwait secara resmi mengurangi output minyak dan aktivitas kilangnya setelah jalur pelayaran di Teluk Persia dianggap tidak aman bagi kapal tanker.

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya ancaman keamanan dari Iran yang melumpuhkan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur vital bagi 20% konsumsi minyak dunia.

Tersumbatnya Selat Hormuz menyebabkan penumpukan stok minyak di negara-negara produsen karena ketiadaan kapal pengangkut, dilansir pada 9 Maret 2026.

Irak bahkan telah memangkas produksi hingga 1,5 juta barel per hari karena kapasitas penyimpanan yang penuh.

Kondisi ini bukan lagi sekadar risiko politik, melainkan gangguan operasional nyata yang mengancam stabilitas energi global.

Analis JPMorgan memperkirakan harga minyak dunia bisa melonjak drastis jika konflik berlanjut lebih dari tiga minggu.

Saat ini, harga Brent sudah menyentuh level US$92,69 per barel. Selain minyak, pasokan gas alam cair (LNG) dari Qatar juga terganggu, menambah beban krisis energi yang dirasakan pasar internasional saat ini.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK