Fakta Nasional

London Tetap Berdiri di Belakang Kyiv

FAKTANASIONAL.NET - Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menegaskan dukungan penuh pemerintahnya terhadap Ukraina setelah Rusia memperingatkan London mengenai konsekuensi atas penggunaan drone buatan Inggris dalam serangkaian serangan ke wilayah Rus…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 19 August 2026 📖 1 menit
London Tetap Berdiri di Belakang Kyiv
London Tetap Berdiri di Belakang Kyiv/(Foto: BBC)

FAKTANASIONAL.NET - Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menegaskan dukungan penuh pemerintahnya terhadap Ukraina setelah Rusia memperingatkan London mengenai konsekuensi atas penggunaan drone buatan Inggris dalam serangkaian serangan ke wilayah Rusia.

“Kami bukan teman yang hanya datang saat cuaca baik, kami akan berada di Ukraina pada saat membutuhkan dan itu tidak akan berubah,” kata Burnham, dikutip dari BBC, Selasa, 18 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Kedutaan Besar Rusia di Inggris menuduh London “sengaja memilih eskalasi krisis Ukraina”.

Rusia juga memperingatkan bahwa semakin dalam keterlibatan Inggris dalam konflik, semakin besar harga yang harus dibayar.

Menanggapi ancaman tersebut, Burnham mengatakan Inggris tetap memberikan dukungan agar Ukraina dapat mempertahankan diri.

Ia menegaskan kebijakan itu telah dijalankan oleh para perdana menteri Inggris sebelumnya dan akan terus berlanjut di bawah pemerintahannya.

Gelombang serangan Ukraina kini semakin jauh memasuki wilayah Rusia, dengan sasaran antara lain kilang minyak, fasilitas logistik, serta kompleks milik perusahaan ritel Wildberries.

Gubernur wilayah Moskwa Andrey Vorobyov mengatakan ratusan drone telah diarahkan menuju kawasan Moskwa dalam dua hari terakhir.

Pada Selasa, 18 Agustus 2026, seorang anak perempuan berusia 10 tahun dilaporkan terluka dan sebuah gudang Wildberries mengalami kerusakan.

Pejabat Rusia juga menyebut sekitar 620 drone diterbangkan menuju kawasan Moskwa dalam serangan terbaru. Sistem pertahanan udara Rusia menghancurkan lebih dari 180 drone, meski sejumlah orang dilaporkan terluka.

Sebelumnya, pada Sabtu malam, Ukraina disebut meluncurkan sekitar 822 drone ke Rusia, dengan sekitar 600 di antaranya mengarah ke Moskwa. Tujuh orang dilaporkan tewas.

Inggris diketahui menjadi salah satu pendukung terbesar Ukraina sejak invasi besar-besaran Rusia pada Februari 2022.

Pada April, Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan paket bantuan berupa puluhan ribu drone, termasuk perangkat serangan jarak jauh.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK