Manuver Donald Trump: Incar Greenland Tanpa Kekerasan dan Rencana Damai Ukraina
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menegaskan ambisinya untuk menguasai Greenland, wilayah otonom milik Denmark. Dalam pidatonya di forum ekonomi Davos, Swiss, yang dilansir pada 22 Januari 2026, Trump menya…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menegaskan ambisinya untuk menguasai Greenland, wilayah otonom milik Denmark.
Dalam pidatonya di forum ekonomi Davos, Swiss, yang dilansir pada 22 Januari 2026, Trump menyatakan bahwa meskipun ia sangat menginginkan wilayah tersebut masuk dalam kedaulatan AS, ia menjamin tidak akan menempuh jalur militer atau kekerasan untuk mencapainya.
Trump mengklaim bahwa ia memiliki kekuatan yang "tak terhentikan" jika ingin menggunakan paksaan, namun ia memilih untuk tidak melakukannya demi menjaga citra baik di mata dunia.
Menurutnya, publik akan mengapresiasi keputusannya untuk tidak menggunakan agresi fisik dalam mengamankan kepentingan wilayah tersebut. Pernyataan ini sekaligus meredakan kekhawatiran global mengenai potensi konflik diplomatik antara Washington dan Kopenhagen terkait status Greenland.
Selain membahas Greenland, Trump juga mengungkapkan rencana pertemuannya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, guna membahas solusi pengakhiran perang dengan Rusia.
Meski ingin menjadi penengah, Trump tetap melontarkan kritik pedas terhadap NATO. Ia menegaskan bahwa AS sebenarnya tidak memiliki kaitan langsung dengan konflik tersebut dan berpendapat bahwa NATO-lah yang seharusnya memikul tanggung jawab penuh atas situasi di Ukraina, sembari tetap optimis bahwa baik Putin maupun Zelensky ingin mencapai kesepakatan damai.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.