Fakta Nasional

Mekkah Jadi Kartu Terakhir Saudi? Tuduhan Serangan Houthi Menuai Bantahan

KARTU terakhir yang sekarang dipakai Arab Saudi adalah isu Houthi menyerang Mekkah dan Madinah. Saudi juga mengatakan kecewa kepada Pakistan dan Turki yang tidak mau membantu mereka melawan Houthi. Saudi melakukan false flag dan terus menerus mempro…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 19 September 2026 📖 2 menit
Mekkah Jadi Kartu Terakhir Saudi? Tuduhan Serangan Houthi Menuai Bantahan
Mekkah Jadi Kartu Terakhir Saudi? Tuduhan Serangan Houthi Menuai Bantahan/Facebook
) -->

KARTU terakhir yang sekarang dipakai Arab Saudi adalah isu Houthi menyerang Mekkah dan Madinah.

Saudi juga mengatakan kecewa kepada Pakistan dan Turki yang tidak mau membantu mereka melawan Houthi.

Saudi melakukan false flag dan terus menerus memproduksi propaganda bahwa Mekkah dan Madinah diserang. Padahal Sampai detik ini Mekkah dan Madinah aman damai.

Para anjing anjing buzzer Saudi, baik yang gratisan maupun yang berbayar di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia, terus menerus memproduksi kebohongan yang berasal dari propaganda Riyadh.

Anjing anjing buzzer Saudi sudah tidak punya lagi kartu lain yang dimainkan, saking kondisi Saudi terjepit dan tidak ada yang membantu. Karena dunia tau kebohongan dan kemunafikan mereka. Bahkan orang kafir saja tidak mau pasang badan bantu Ben Salman.

Houthi telah mengeluarkan peringatan keras, apabila pemerintah Saudi nanti melakukan serangan false flag ke Mekkah dan Madinah dengan tujuan melempar tuduhan kepada Houthi. Maka Houthi akan melakukan serangan lebih besar kepada pemerintah Arab Saudi sebagai hukuman atas sikap mempermainkan dua tanah suci demi kepentingan politik.

Salah satu petinggi Houthi telah mengirim pesan kepada Saudi, jika Saudi melakukan operasi palsu menargetkan Mekkah dan Madinah demi untuk mendiskreditkan Houthi. Maka Houthi akan mengebom Riyadh lebih keras.

Ben Salman saat ini memakai topeng dan air mata buaya, agar mendapatkan simpati dari dunia Islam untuk melawan Houthi dengan membawa bawa Mekkah dan Madinah.

Saudi sejatinya tidak pernah menjaga Mekkah dan Madinah, Saudi hanya memanfaatkan isu haji dan tanah suci untuk kepentingan politik mereka. Konser konser semi telanjang pun pernah digelar di Saudi dekat dengan tanah suci.

Tapi sekarang saat terjepit, Ben Salman minta simpati dunia dengan menjual isu Mekkah dan Madinah diserang Houthi. Ini sangat mirip dengan kelakuan zionis Israel.

Tapi anjing anjing pendukung arab Saudi dan kerajaan kebohongan di Riyadh terus menbela, karena mungkin sebagian dari mereka makan nasi hasil sumbangan Saudi. Uang Saudi mayoritas dipakai memang untuk kebatilan dan menyesatkan umat. Dengan sasarannya adalah masyarakat awam dan bodoh yang mudah di didoktrin dengan agama.

Jika Saudi berani melakukan operasi palsu menargetkan Mekkah dan Madinah untuk kemudian menuduh Houthi. Maka sudah memenuhi syarat Houthi melakukan agresi ke Riyadh dan memotong kepala semua pemimpin Saudi.

Dunia akan mendukung langkah itu untuk membebaskan Saudi dari kebohongan kerajaan palsu yang selama ini hidup dengan sokongan Israel dan AS.

Penulis: Tengku Zulkifli Usman


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK