Fakta Nasional

Memanas di PBB! Iran Bongkar Skenario AS di Balik Resolusi Selat Hormuz

FAKTANASIONAL.NET - Mengutip analisis unggahan Facebook pengamat geopolitik internasional Ismail Amin pada 8 Mei 2026, ketegangan diplomatik di Dewan Keamanan PBB kembali memuncak. Utusan Iran, Saeed Iravani, dengan keras menolak draf resolusi Ameri…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 09 May 2026 📖 1 menit
Memanas di PBB! Iran Bongkar Skenario AS di Balik Resolusi Selat Hormuz
Memanas di PBB! Iran Bongkar Skenario AS di Balik Resolusi Selat Hormuz/(Foto: Facebook)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Mengutip analisis unggahan Facebook pengamat geopolitik internasional Ismail Amin pada 8 Mei 2026, ketegangan diplomatik di Dewan Keamanan PBB kembali memuncak.

Utusan Iran, Saeed Iravani, dengan keras menolak draf resolusi Amerika Serikat dan Bahrain terkait Selat Hormuz pada forum 7 Mei 2026.

Dalam pidato tajamnya, Iravani menuding Washington sekadar menggunakan tameng "kebebasan navigasi" untuk melegalkan agresi militer bersama rezim Israel yang telah meletus sejak 28 Februari 2026. Iran memandang resolusi tersebut sangat cacat karena menutupi fakta blokade maritim ilegal oleh AS.

"Ini sama sekali bukan untuk melindungi navigasi internasional, melainkan melegitimasi tindakan melanggar hukum AS di perairan Teluk Persia," tegas Iravani.

Ia juga mengecam keras aksi penyitaan kapal dagang Iran yang disamakannya dengan praktik pembajakan.

Lebih jauh, Iravani mengingatkan komunitas global bahwa langkah Iran di Selat Hormuz merupakan bentuk pertahanan diri yang mutlak sah berdasarkan hukum internasional.

Sebagai negara pesisir, Iran menolak tegas intervensi dari negara yang berjarak ribuan mil namun terus memicu ketidakstabilan regional. "Jalan menuju stabilitas murni menuntut penghormatan Piagam PBB, bukan eksploitasi dewan untuk tujuan militer," tutupnya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK