Fakta Nasional

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang, Dorong Penyelesaian Tanpa Anarkisme

FAKTANASIONAL.NET — Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, memberikan respons tegas terkait peristiwa pembubaran kegiatan ibadah yang baru-baru ini terjadi di Bantul, Yogyakarta. Menag menyatakan dengan lantang bahwa insiden intoleran semacam itu t…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 01 June 2026 📖 1 menit
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang, Dorong Penyelesaian Tanpa Anarkisme
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan keterangan pers di depan Wihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, Minggu (31/5/2026). Menag menegaskan agar peristiwa pembubaran ibadah di Bantul tidak terulang kembali dan meminta masyarakat mengedepankan dialog serta menolak anarkisme.…
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, memberikan respons tegas terkait peristiwa pembubaran kegiatan ibadah yang baru-baru ini terjadi di Bantul, Yogyakarta.

Menag menyatakan dengan lantang bahwa insiden intoleran semacam itu tidak boleh terjadi lagi di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Nasaruddin saat berada di depan Wihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, pada Minggu (31/5/2026). Ia memandang insiden di Bantul sebagai sebuah ujian bagi kerukunan umat beragama yang harus diselesaikan secara kolektif.

“Itu merupakan tantangan yang harus kita hadapi dan lewati bersama. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang,” kata Nasaruddin.

Baca Juga: Pro-Kontra Revisi UU HAM: DPR Ingatkan Independensi Komnas HAM, Menteri Natalius Pigai Klaim Justru Perkuat Kewenangan

Kemenag Berkomitmen Respons Cepat Konflik Keagamaan

Nasaruddin memastikan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan tinggal diam. Pihaknya terus mematangkan langkah-langkah strategis agar setiap riak persoalan keagamaan di masyarakat dapat dimitigasi sejak dini, sebelum membesar menjadi konflik sosial.

“Itulah semangat yang ingin kita bangun saat ini, yaitu tidak membiarkan persoalan tanpa penyelesaian,” tutur Nasaruddin, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag.

Mengutamakan Dialog dan Persaudaraan

Lebih lanjut, Menag menggarisbawahi bahwa tindakan main hakim sendiri atau anarkisme tidak memiliki tempat dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Ia meyakini tidak ada satu pun kelompok yang menginginkan kedamaian bangsa ini terkoyak.

Oleh karena itu, Menag mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali duduk bersama dan mengedepankan jalan damai jika terjadi kesalahpahaman di lapangan.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengedepankan saling pengertian, dialog, dan semangat persaudaraan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK